Forum RPG Digimon Indo
Selamat datang di forum Digindo, forum digimon yang berbasis RPG.

Jangan ragu untuk bergabung ya ^^....

Forum RPG Digimon Indo

Forum digimon berbasis roleplay
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Miracle?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : 1, 2, 3  Next
PengirimMessage
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4057
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Miracle?   Fri May 04, 2012 3:47 pm

Setting:
- Latar: Taman.
- Suasana: Sepi, hening.
- Timeline: 12 malam.

Jam telah menunjukan pukul 12 malam. Kondisi taman pada saat itu benar-benar sepi mencekam. Hanya beberapa lampu taman yang temaram saja yang menghiasi keheningan taman itu. Seorang gadis dengan rambut hitam dan iris mata yang senada terlihat tengah duduk diantara kursi taman. Ia mengenakan kaos lengan panjang berwarna putih dengan rok mini 5 cm diatas lutut. Ia juga mengenakan sarung tangan berwarna pink dan sepatu kets berwarna ungu. Tak ada yang terlihat aneh dari cara berpakaiannya.

Disisi kiri dan kanannya terdapat dua buah lampu taman yang lumayan terang, setidaknya wajah pucatnyanya bisa terlihat diantara pekatnya malam dari kejauhan. Pucat, dan murung. Didepannya, terpampang kolam air mancur dengan patung ksatria berkuda sebagai ikon ditengahnya.

Memang tak ada yang aneh dengan gaya berpakaian gadis itu. Tapi, sangatlah aneh ada seorang gadis yang mungkin sendirian ditengah taman kota pada jam 12 malam begini. Apalagi wajahnya terlihat pucat dan murung. Air mata terlihat mengalir dari sudut kelopak matanya.

"Ayah, ibu," bisiknya lirih. Angin malam berhembus pelan. Menerbangkan helai-helai rambut hitam lurus gadis itu. Seakan-akan ikut prihatin atas kejadian yang menimpa gadis itu. Nagisa Sakura. Seorang gadis dari keluarga yang kaya raya, namin tak bahagia. Ayahnya adalah seorang pengusaha dibidang perkapalan dan ibunya adalah seorang pemilik rumah sakit swasta yang cukup besar. Tapi, malangnya, mereka memutuskan untuk bercerai. Dan besok, adalah sidang final atas keputusan perceraian mereka. Sebenarnya, alasan perceraian itu sama sekali tak ia ketahui, karena kedua orang tuanya terus-terusan tutup mulut ketika ditanya. Alih-alih jawabn yang didapatkannya, mereka malah semakin bertengkar atas hak asuh anak. Ia tidak mau! Ia tak mau memilih salah satu diantara mereka!

Ia merasa takdir begitu kejam. Kenapa hal seperti ini harus terjadi kepadanya? Apa salahnya? Apa? Apa!!? Ia tak ingin memilih salah satu dari kedua orang taunya. Ia mau keluarganya yang dulu. Ia tak butuh seluruh harta kedua rang tuanya, ia ingin keluarganya kembali bahagia seperti dulu.

Jadi disinilah ia. Stres menghadapi hidup dan mencoba untuk bunuh diri. Ia awalnya berniat untu melompat di jembatan gantung tak jauh dari rumahnya setelah ia berhasil kabur dengan melompati jendela. Tapi ditengah jalan, ia malah melihat taman ini dan mengurungkan niatnya. Disinilah ia, sendiri, menangis. Ia benar-benar merasa tidak berguna. Ia tak bisa berbuat apa-apa. Tanpa terasa air mata mengalir lebih deras dari sudut matanya.

Ia mengadahkan tangannya kelangit, hendak berdo'a. "Oh Tuhan, bawalah hambamu ini dari dunia yang kejam ini. Hamba sudah tak sanggu lagi rasanya untuk menjalani hari-hhari penuh derita seperti ini. Hiks, hiks," ujarnya sambil menangis tersedu-sedu. Tek, bunyi khas benda terjatuh mengagetkannya. "Eh?" Tiba-tiba saja ia merasa ada sebuah benda yang jatuh diatas telapak tangannya. Ia pun segera melihat benda itu dengan seksama. Benda itu berbentuk persegi dengan tiga tombol diatasnya. Ditengahnya terdapat layar kecil. Satu lagi ciri-cirinya, benda itu berwarna hijau muda. Benda apa itu? Ia melirik kekiri dan kanan, mencari-cari seseorang yang mungkin telah memberikannya benda itu. Tapi, tidak ada orang sama sekali. Tempat itu sepi mencekam sama seperti sebelumnya.

"Darimana benda ini berasal?" bingungnya sambil menyeka air matanya. Pandangannya terikat pada benda itu. Belum selesai keterkejutannya, tiba-tiba saja ia merasa semuanya menjadi gelap. Dengan setengah ketakutan, ia menutup matanya. Dan begitu ia membuka matanya, pemandangan yang terlihat bukanlah taman dengan lampu temaram lagi yang ia lihat. Tapi seperti ruangan dengan kursi empuk yang terlihat-seperti-di-dalam-kereta.

"Aku dimana?" batin gadis itu sambil melirik kanan dan kiri. Sungguh malang nasibnya. Kedua orang tuanya becerai, dan hidupnya hancur. Sekarang ia berada ditempat yang entah apa namanya dan dimana. Ia menatap sesuatu yang berada digenggaman tangan kanannya. Benda yang tadi ada didapatkannya ditaman. Benda apa itu sebenarnya ya?

Ia kembali menatap sekeliling. Dimana ia sebenarnya? Bagaimana dengan kedua orang tuanya. Ah, kedua orang tuanya pasti tak akan mengkhawatirkan dirinya, untuk apa dirinya perlu khawatir dengan keadaan mereka?

Baiklah. Ia mulai merasa ada yang ajaib disini. Baguslah, sepertinya tempat ini memang kereta dan memang akan menuju suatu tempat. Tapi tempat seperti apa ya? Entahlah. Dan entah mengapa ia merasa bedebar-debar sekarang. Terasa sangat ajaib. Tanpa sadar, ia tersenyum. Ia melirik kearah jendela yang berada tak jauh disampingnya, wah, diluar sangat ramai. Ingin rasanya keluar, tapi entah mengapa hati kecilnya bilang lebih baik didalam saja.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4055
Join date : 01.05.12
Age : 18
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 5:06 pm

Suasana malam yang mencekam di sebuah Gedung Mewah, di tepi atap gedung terlihat seorang Pemuda yang sedang berdiri sambil terus melihat ke arah bawah dengan tatapan kosong "Hn, dunia ini membosankan. Apa tidak ada yang menarik di dunia ini?" gumamnya pelan sambil terus memandang ke arah bawah dengan tatapan kosong.

"Tekk" terdengar suara benda terjatuh dari arah belakang Pemuda yang ternyata bernama Shun. 'A-apa itu?' belum sempat Shun memutar badan, kakinya terpleset sehingga ia pun terjatuh dari atas gedung "Uakh!!!" beruntung tangannya sempat memegang sisi atap gedung dan ia pun segera naik. Shun-pun dengan langkah ragu-ragu mulai mendekati benda tersebut dan meraihnya "Benda apa ini?" gumamnya saat memperhatikan benda kecil persegi berwarna putih yg ia genggam. Belum hilang rasa herannya, tibaa-tiba lingkungan sekelilingnya menjadi gelap dan perlahan mulai tampak ruangan yang dipenuhi dengan kursi empuk di pinggirnya

"Tempat apa ini?" gumamnya
Shun-pun melangkahkan kakinya perlahan, sampai ia pun melihat seorang gadis 'Apa aku harus menyapanya? Ya itu mungkin harus kulakukan' batin Shun
Shun mendekati gadis itu dan dengan ragu memegang pundak Gadis itu "H-hei apa yang kau lakukan di sini?" sapa Shun dengan nada gugup

INVENTORY___________________________________________________________________
Patamon + Light Digimental = Manbomon
My Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4228
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 5:28 pm

3 jam yang lalu......

Di pagi itu, di digital world, lebih tepatnya pulau file, tersebut-lah seorang pria muda bernama yamato ishida, yang kerap kali di sapa dengan sebutan "Matt", pagi itu, di stasiun digital world, Matt sedang berjalan-jalan sembari menunggu kereta api yang setiap hari ia tumpangi untuk kembali pulang ke rumah. Tak lama ia menunggu, kereta yang ia tunggu-pun datang, dan tentunya, ia bersama banyak orang berbondong-bondong masuk ke dalam kereta yang baru "landing" tadi.

3 jam telah berlalu, 3 jam sudah matt di duduk termangu sendiri, ya, gerbong tempat ia duduk sekarang kosong, karena.....karena semua orang telah sampai ke tempat tujuannya. Tak lama berselang terdengar bunyi.

"TING.....TING.......TING"

"Ah, akhirnya hampir sampai di rumah setelah 3 jam duduk terpaku disini, sebaiknya aku menuju ke pintu keluar kereta ini, agar aku lebih cepat keluar dari kereta hening ini". Matt yang tadinya duduk tak bergerak sedikit-pun lalu bangkit untuk berdiri, terlihat tangannya merogoh sesuatu di dalam saku celananya, tak lama berselang ternyata ia berusaha mengambil sebuah kacamata hitam. Kacamata itu lalu dipakainya, dan Matt-pun mulai melangkah pelan.

Tap.....

Tap.....

Tap.....

Tap.....

Tap.....

Tap......

Tak lama ia melangkah, Matt bertemu dengan sesosok lelaki sedang memegang pundak sesosok wanita disampingnya. Ia pun menyapa.

"hei, kalau mau melakukan "itu" jangan disini, disini tempat umum". Ucap matt pada mereka.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4055
Join date : 01.05.12
Age : 18
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 6:10 pm

Sedikit terkejut saat tiba-tiba ada orang di sampingnya dan mengatakan "itu". tentu saja Shun mengerti maksud pria dewasa di sampingnya, karena walau bagaimanapun di usia Shun yang memasuki usia remaja itu tentu sudah mengetahui hal-hal semacam "itu"

Shun-pun sontak melepaskan cengkeraman tangannya dari pundak Gadis yang baru ia temui tadi "A-ah, i-ini bu-bukan se-seperti yang kau duga" ucap Shun dengan amat gugup sambil membelakangi Pria Dewasa itu

INVENTORY___________________________________________________________________
Patamon + Light Digimental = Manbomon
My Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4057
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 6:14 pm

'Ngomong-ngomong kereta ini akan kemana sih? Lalu apa gunanya benda persegi ini?' batinnya sambil terus melirik kearah jendela. Ia menguatkan gengamannya pada benda hijau itu. Entah mengapa, ia tak merasa takut sekarang. Bingung pun tidak. Entah, mungkin tanpa sadar, Tuhan telah menjawab do'anya tadi. Ia sendiri yang meminta untuk dibawa pergi dari Bumi, dunia yang menyeramkan dan menyedihkan itu. Dan sekarang seharusnya dia senang. Ya, dia senang, dan sangat penasaran dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Shun Hikari wrote:
"H-hei apa yang kau lakukan disini?"

Sebuah suara mengagetkannya. Dari nada suaranya seperti nada suara seorang pria. Beberapa detik kemudian, iris hitamnya langsung menatap iris orange pemuda itu lurus. Huh, pemuda ini memgang pundaknya. Sedikit risih, ia menepis tangan pemuda itu dengan lembut. "Em, sebenarnya, aku sendiri tidak tahu," jawabnya jujur. Ia memang tak tau sih, sebenarnya apa yang sedang dilakukannya disini.

Ia kemudian menatap pemuda itu dari atas hingga bawah. Ditangan pemuda itu, juga ada benda yang serupa dengan yang dimilikinya. "Em, kalau boleh tau, kau sendiri sedang apa disini? Dan kalau boleh tau lagi, kau dapat benda itu dari mana ya?" tanyanya sambil menunjukan benda persegi miliknya. Sangat mirip dengan milik pemuda itu.

Belum lagi pertanyaannya terjawab, tiba-tiba ada lagi yang datang. Dan lagi-lagi seorang pria.

Yamato Ishida wrote:
"hei, kalau mau melakukan "itu" jangan disini, ini tempat umum."

Geez. Apa maksud pemuda ini? Pemuda yang datang kali ini adalah pemuda yang terlihat lebih dewasa. "Maaf tuan, tapi kami tidak sedang melakukan hal yang aneh-aneh. Saling mengenal saja tidak," tangkisnya sambil mencoba untuk tetap sopan.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4055
Join date : 01.05.12
Age : 18
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 6:46 pm

Nagisa Sakura wrote:
"Em, kalau boleh tau, kau sendiri sedang apa disini? Dan kalau boleh tau lagi, kau dapat benda itu dari mana ya?" tanyanya sambil menunjukan benda persegi miliknya. Sangat mirip dengan milik pemuda itu.

Mendengar pertanyaan dari Gadis yang baru ia temui tadi. Shun segera menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya dengan perlahan untuk menghilangkan gugup akibat ucapan Pria yang ada di belakangnya

Shun kemudian memutar kembali posisi badannya dengan santai sambil memasukkan tangan kirinya ke dalam saku celana "Entah, aku juga tak tahu kenapa bisa berada di sini___" ujarnya sembari mengangkat sedikit kedua pundaknya "___benda ini? aku juga tak tahu, tadi aku menemukan di atap gedung milik keluargaku. Saat aku mengambil benda ini, tiba-tiba aku berada dalam kereta ini" jelas Shun sambil melihat dalam-dalam benda yang digenggam di tangan kanannya

Perhatian Shun kemudian kembali tertuju pada Gadis di hadapannya "Namamu siapa?" ujarnya datar sambil mengantungi benda asing itu ke saku celana kanannya

INVENTORY___________________________________________________________________
Patamon + Light Digimental = Manbomon
My Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4057
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 7:14 pm

"Nagisa, Kanata Nagisa," gumam gadis itu pelan. Ia sedikit mengerutkan dahinya mendengar cerita dari pemuda bermata oranye yang ada didepannya. Diatas gedung milik keluarga? Aneh. Benda ini muncul secara tiba-tiba, dan begitu sadar, kita sudah berada ditempat ini. Ajaib, sangat. Yang jadi pertanyaannya dari mana benda ini datang? Dari langit? Dari UFO?

"Lalu, namamu siapa?" tanya gadis itu sambil meletakan kedua tangannya dibelakang punggungnya. Ia sedikit tersenyum. Ya, tersenyum. Ia mulai mencoba untuk membuka dirinya sekarang. Yah, bagaimanapun juga, ia butuh teman bukan?

Iris hitamnya kemudian menatap pemuda yang terlihat lebih tua dibelakang mereka. Dari kelihatannya, sepertinya pemuda itu juga punya alat seperti ia dan pemuda bermata orange yang ada didepannya sekarang ini. Kalau tidak, tidak mungkin pemuda itu bisa ada disini. "Maaf, em, Senpai. Bisakah anda menceritakan sebenarnya apa yang terjadi disini?" tanyanya sambil menatap pemuda itu lekat-lekat. "Lalu, alat apa ini? Apa fungsinya? Kita berada dimana sekarang? Kemana tujuan kita? Bagaimana bia kita semua berada disini?" tanyanya lagi bertubi-tubi. Harapannya, semoga saja sosok didepannya ini bisa menjawab semua pertanyaanya.

Rasa penasaran memang bisa mengalahkan akal sehat manusia. Dan ia, butuh penjelasan sekarang. Setidaknya sebelum waktu yang menjawab semuanya.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4228
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 7:22 pm

"Eh, kalian bukan sepasang suami istri ? Kelihatannya kalian cocok menjadi pasangan, ahahaha sudahlah aku hanya bercanda, jadi, kalian tidak tahu bagaimana kalian bisa datang kemari ya ? Haha itu wajar saja, tapi, pertama-tama mari kita berkenalan, perkenalkan, nama saya Yamato Ishida, biasanya....saya dipanggil Matt oleh teman-teman saya". Sembari Matt memperkenalkan dirinya kepada kedua orang yang baru saja ia temui itu, Matt menyodorkan tangannya dan tersenyum kecil kearah mereka. Belum sempat Matt berjabat tangan, wanita tadi telah "menyerang"nya dengan banyak pertanyaan.

"wanita ini.....mengalami hal yang sama dengan hal yang kualami, baiklah".

"Selamat datang di digital world, kita sedang berada di pulau file, pulau yang indah. Oh iya, dan benda ini, (Matt melihat digivice yang ia kalungkan).



adalah digivice, dan kegunaannya ? Nanti kalian akan mengetahuinya, tapi sebelumnya, silahkan kalian periksa dibawah tempat duduk kalian tadi masing-masing, kalian akan menemukan digimon disana". Tegas Matt.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4055
Join date : 01.05.12
Age : 18
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 7:53 pm

Shun kemudian duduk di salah satu kursi di kereta itu untuk menghilangkan sedikit rasa penatnya setelah beberapa hal aneh yg terjadi
Nagisa Sakura wrote:
"Lalu, namamu siapa?" tanya gadis itu sambil meletakan kedua tangannya dibelakang punggungnya. Ia sedikit tersenyum. Ya, tersenyum. Ia mulai mencoba untuk membuka dirinya sekarang. Yah, bagaimanapun juga, ia butuh teman bukan?
"Namaku Shun, Shun Hikari. Senang bisa berkenalan denganmu Nagisa" ujar Shun sambil melayangkan senyum tipis ke arah Nagisa

Tidak lama kemudian, pria yang tadi menuduhnya akan melakukan "itu" malah kembali bicara kalau mereka sepasang suami- istri "Aikh, umurku baru 13 tahun, bagaimana mungkin aku sudah menikah" ujarnya sambil menyembunyikan rasa jengkelnya. Setelah itu Pria di hadapannya mulai menjelaskan dan Shun-pun mendengar penjelasannya dgn seksama

Yamato Ishida wrote:
"tapi sebelumnya, silahkan kalian periksa dibawah tempat duduk kalian tadi masing-masing, kalian akan menemukan digimon disana"

Mendengar ini, Shun langsung bangkit dari duduknya dan segera berlutut untuk melihat apa yg ada di bawah tempat duduknya. Shun melihat sesosok makhluk putih kecil yang berada di bawah tempat duduknya "Apa ini yg kau maksud dgn Digimon?" tanya Shun sambil menunjuk makhluk itu

INVENTORY___________________________________________________________________
Patamon + Light Digimental = Manbomon
My Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4057
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 9:21 pm

"Hey, umurku masih 15 tahun. Dan aku tidak suka pada anak kecil," rutuknya sambil menatap sosok yang tadi ia panggil Senpai dengan tajam.

Sosok yang ia panggil Senpai tadi mengulurkan tangannya. Tapi, ia tak sempat menerima uluran tangan itu karena pertanyaannya sendiri. Benar-benar bodoh.

Baiklah, ia mendengarkan setiap penjelasan dari sosok Senpai yang memperkenalkan dirinya bernama Matt itu, dengan seksama. Keningnya sesekali berkerut bila ada hal yang kurang difahaminya. Namun pada akhirnya, ia mengangguk mengerti juga.

"Singkat kata. Kita seperti berada di dimensi lain, begitu? Lantas apa tujuan kami kemari?" ujarnya memastikan. Pandangannya beralih dari Matt-Senpai menuju kearah benda persegi yang ada ditangannya. "Lalu, benda ini apa namanya?" tanyanya lagi.

Belum sempat mendapatkan jawaban atas petanyaannya, tiba-tiba pemuda yang tadi bermata orange tadi menyebutkan namanya. "Aku juga senang berkenalan denganmu, Shun," ucapnya sambil tersenyum.

Ia tadi melihat Matt-Senpai mengalungkan benda persegi itu, sementara Shun menyimpannya di saku. Ia sendiri kebingungan mau menyimpan benda itu dimana karena ia sama sekali tak memiliki saku ataupun kalung. Tapi, ia ingat kalau ia punya sedikit isolasi timbal balik di sakunya. Ia menempelkan isolasi itu permukaan sarung tangan kirinya. Nah, setelah itu, ia menempelkan benda persegi itu diatasnya. Lumayan, seperti jam tangan keren.

Tapi, hey, sepertinya tadi Matt-Senpai kembali mengatakan sesuatu. Periksa dibawah kursi? Tanpa banyak berkata lagi, ia langsung memeriksa bagian bawah kursi yang tadi ia duduki. Ia mendapati seekor makhluk berbentuk tanaman berwarna hitam disana. Ia menatap makhluk itu dengan mata yang berbinar, lucu sekali! Batinnya.

Ia langsung mengambil makhluk itu dan meletakannya dalam dekapannya. "Wah, hewan apa ini? Ini untukku ya? Imut sekali," komentarnya terhadap makhluk yang tadi ia temukan. "Bagaimana cara memainkannya? Maksudku, kegunaan dari makhluk ini?" tanyanya lagi. Sudah jelas dia bertanya kepada siapa bukan? Tentu saja kepada Matt Senpai.

Makhluk yang tadi ia temukan mulai menggeliat-geliat dalam dekapannya. Tapi detik berikutnya, sepertinya ia merasa nyaman. Makhluk itu mulai tertidur dalam dekapannya. Tanpa sadar, dirinya pun tersenyum karenanya. Hebat, sekitar sepuluh menit di 'dunia lain', sekarang ia sudah punya teman dan peliharaan yang lucu. Benar-benar menyenangkan. Oh, adakah yang lebih menyenangkan dari ini?

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4228
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 10:18 pm

"Yap, benar, mungkin....mungkin aku akan menceritakan cerita yang panjang, sangat panjang, tapi...."

DONG.......DONG........DONG

Perkataan Matt dipotong oleh bunyi bel pertanda kereta api yang mereka tumpangi tersebut telah tiba di tempat tujuan mereka, setidaknya tujuan dari Matt.

"mari, kita keluar dari sini, nanti akan kubelikan jus". Ucap Matt pada 2 anak yang ia temui tadi.

Beberapa menit kemudian.......

"nah, mari kita duduk, dan ini untukmu, ini jus jeruk dingin, selamat menikmati". Matt kemudian mempersilahkan dua pemuda-pemudi tadi untuk duduk di kursi tunggu, kursi yang berada tepat di pinggir rel kereta dan memberikan segelas jus jeruk pada shun dan segelas jus jeruk pada nagisa.

"Baiklah, saya akan bercerita, semua ini, berawal pada malam itu, malam itu, saya sedang bermain bass, ya, pekerjaanku adalah seorang penyanyi dan pemain bass, setelah selesai bernyanyi, aku lalu ke belakang untuk bergegas pulang, tapi, saat akan pulang, aku merasa ingin buang air kecil, jadi, aku ke toilet khusus pria di tempatku show tadi. Sewaktu akan membuka pintu, aku menemukan digivice ini di depan pintu toilet, lalu aku-pun menunduk dan berusaha untuk menggapainya, namun, saat aku memegangnya, pandanganku sejenak buram dan seketika gelap, aku lalu memejamkan mata sejenak, dan saat kubuka mataku yang terpejam, aku telah berada di dalam kereta tadi, tepat ditempat kalian duduk tadi, aku juga kebingungan seperti kalian, kemudian, saat akan keluar dari kereta, ada seekor hewan yang ternyata hewan tersebut dipanggil dengan sebutan digimon disini. Tak lama berselang, aku bertemu dengan seorang paman, dan paman tersebut lalu mengajarkan semua hal tentang digital world ini, dan selanjutnya ku adopsi digimon itu, sekarang dia sudah lumayan besar, namanya gabumon, dia sedang dirumahku,oh iya, dan tentang tujuan kalian disini ialah membantuku membasmi para digimon trainer jahat yang menjaga portal yang menghubungkan dunia nyata dan dunia digital, sebenarnya akulah orang yang melemparkan digivice ini pada kalian. Dan juga kita disini dituntut untuk mengembangkan kemampuan digimon milik kita untuk selanjutnya membasmi para penjahat di dunia digital, dan pulang ke bumi, kalian ingin membantuku ?" tanya Matt.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4055
Join date : 01.05.12
Age : 18
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Miracle?   Fri May 04, 2012 10:40 pm

Saat kereta sudah berhenti dan Matt-pun menyuruh mereka untuk keluar dari kereta, sebelum keluar Shun segera meraih Digimon yang ada di bawah kursi dan Shun menggendong Digimon itu untuk membawanya keluar

Di luar Shun dan Nagisa dibelikan Jus Jeruk Dingin oleh Matt, tentu saja Shun tak menolak karena ia memang sudah sangat haus dan ia pun segera menghabiskan Jus itu sampai tersisa setengahnya saja "Ahh, entah kenapa aku merasa Jus ini sedikit berbeda dari yang biasanya" gumamnya sambil meletakkan Digimon yg daritadi masih ia dekap, karena menurut perkiraannya Digimon ini pasti akan sulit berjalan dengan tubuh seperti itu

"Lalu apa yang akan kau ceritakan pada kami Senpai?" ucap Shun sambil sedikit menyingkirkan gelas jusnya agar dapat memperhatikan Senpai Matt dengan jelas

Saat Senpai Matt sudah mulai bercerita, Shun terus memperhatikannya sampai Senpai Matt selesai bicara "Jadi nasibmu sama seperti kami ya Senpai?" tanya Shun menanggapi cerita Senpai Matt

"Kalau ditanya apakah aku akan membantumu atau tidak. Jawabanku adalah YA. Lagipula ini akan menjadi hal yang menarik" ucap Shun saat Senpai Matt menanyakan tentang ingin membantunya atau tidak

"Ngomong-ngomong nama Digimon ini apa?___" tanya Shun sambil menunjuk makhluk putih kecil yg ada di sampingnya, dan kelihatannya dia sedang meminum sisa jusnya Shun tadi "___lalu bagaimana cara mengadopsi Digimon?" tanya Shun lagi

INVENTORY___________________________________________________________________
Patamon + Light Digimental = Manbomon
My Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4057
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 6:20 am

Baiklah. Seharusnya seorang wanita sepertinya tak mengikuti dua orang laki-laki yang baru saja dikenalnya karena itu sangat berbahaya. Tapi apa mau dikata, jiwa petualangannya tiba-tiba saja bangkit dan mau tak mau, dia harus mengikuti Matt-Senpai yang sepertinya mengajak mereka kesebuah kafe, ya, setidaknya mungkin bisa dibilang begitu.

Gadis bersurai hitam itu hanya bisa mengikuti pemuda dewasa yang ada didepannya. Hingga akhirnya mereka sampai di sebuah kursi dan duduk disana. Makhluk yang tadi ia temukan masih terus berada dalam dekapannya. Sesekali makhluk itu menggeliat untuk menyamankan posisinya. Dan tanpa sadar, ia kembali tersenyum. Begitu Matt-Senpai kembali, dia membelikan kami berdua minuman. Jus Jeruk. Yah, lumayan, ia juga haus. Di hisapnya jus itu perlahan-lahan.

Matt-Senpai mulai bercerita tentang pengalamannya. Dirinya pun kembali mendengarkan cerita itu dengan seksama hingga pada akhirnya ia menganguk-angguk mengerti. "Jadi, kami mendapatkan benda persegi ini, tuan Matt yang memberikannya? Tapi kenapa?" tanyanya dengan nada bingung. Apa tidak ada orang lain yang lebih baik darinya? Oke, bukannya ia tidak senang, ia senang akan semua itu.

"Jawabanku, ya. Tentu saja, aku sendiri yang memohon kepada Tuhan agar dibawa pergi dari dunia yang kejam itu (bumi), masa sudah sampai kesini aku mau mundur lagi," jawabnya atas pertanyaan Matt-Senpai yang terakhir. Ia melirik hewan yang ada dalam dekapannya. Sangat lucu. "Oh ya, hewan ini apa namanya? Dia kan tergolong Digimon, nah namanya apa? Maksudku dari spesies mana?" tanyanya lagi. Ia harap, Matt-Senpai tidak bosan ataupun merasa terganggu dengan sikap kritisnya.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4228
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 10:49 am

"ahahaha, sepertinya kalian sangat haus, setidaknya, kalian dan digimon kalian itu, hahahaha". Ucap Matt kepada kedua anak yang baru saja ia temui.

"baiklah, kujawab pertanyaan kalian satu-persatu, digimon yang kau miliki itu *menunjuk ke arah benda putih itu*, namanya poyomon, tergolong ke tipe jelly, ahahahaha, memang, beberapa digimon bertipe jelly akan sangat lucu, dan digimonmu itu *menunjuuk ke digimon tumbuhan itu* bernama nyokimon, digimon yang bertipe biji-bijian, dan kebanyakan, digimon yang bertipe biji-bijian, kelak akan tumbuh menjadi digimon yang cantik dan ehm, ahahahaha" Matt kemudian menjelaskan beberapa hal yang mereka tanyakan padanya beberapa waktu yang lalu dan diselingi gelak tawanya yang khas.

"Di digital world ini, terdapat 7 tingkatan untuk para digimon, yang pertama adalah digitama trainer, digitama trainer adalah orang yang mengadopsi telur digimon, lalu ada tingkatan fresh, ya, tingkatan fresh adalah dimana telur digimon tadi telah menetas dan berwujud digimon kecil yang lucu-lucu, seperti milik kalian itu, kemudian ada juga tingkatan In-Training, Rookie, Champion, Ultimate dan terakhir adalah Mega, oh iya, digimon akan terlihat dewasa jika telah berada di level champion, ahahaha, cara mengadopsinya ya ? Berikan mereka kasih sayang, beri makanan yang cukup dan latih dia sebaik mungkin". Jelas Matt.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4055
Join date : 01.05.12
Age : 18
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 11:38 am

Shun terus saja memperhatikan Digimon yang baru ia temui tadi. Walaupun Shun tak terlalu suka dengan hal yang lucu ataupun menggemaskan, tapi kali ini Shun sepertinya mulai menyukai makhluk putih itu. Shun kemudian merogoh saku kirinya dan meraih sebungkus makanan ringan yang tadi sempat ia ambil dari gedung keluarganya "Hei, kau mau ini?" ujar Shun sambil membuka tangannya dan mengulurkan beberapa buah makanan ringan itu pada Digimonnya. Digimon itu-pun segera memakan makanan ringan itu dari tangan Shun

"Hmm, jadi namanya Poyomon ya? Dan bertipe Jeli. Menarik" gumam Shun saat pertanyaan-nya sudah dijawab oleh Matt-Senpai. Shun kemudian mengambil digivice dari saku kanannya "Lalu gunanya Digivice ini untuk Poyomon apa?" tanya Shun lagi sembari menunjukkan Digivice miliknya

INVENTORY___________________________________________________________________
Patamon + Light Digimental = Manbomon
My Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4057
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 1:54 pm

Yes, rupanya Matt-Senpai masih mau menjawab pertanyaannya. Kalau di sekolahnya, gurunya malah mengusirnya karena pertanyaannya yang bergitu banyak dan terkesan tiada akhir. Syuurlah masih ada orang yang sesabar Matt-Senpai di dunia ini. Hahaha. Ia hanya bisa tertawa dalam hati.

Ia kemudian mendengarkan penjelasan dari Matt-Senpai dengan seksama. Jadi, nama Digimonnya ini Nyokimon ya? Kawaii, ia sangat lucu. Dan kata Matt-Senpai, digimon bertipe tumbuhan rata-rata akan berubah menjadi Digimon yang cantik dan ehm. Hey, apa maksud kata 'ehm' itu?

Matanya sekarang tertuu kepada Shun yang memberikan Digimonnya makanan. Kalau tidak salah, ia punya sebungkus keripik kentang disakunya. Ia pun mengambilnya lalu ia mengambil sepotong potato chips itu dan memberikannya kepada Digimon miliknya. Digimon miliknya itu terlihat senang dan memakan makanan itu.

Sambil memberikan Nyokimon makanan itu, ia kembali melirik hal yang dikerjakan oleh Shun-Kun, ya, nama pemuda beriris orange itu. Ia kembali menunjukan benda-persegi-yang-disebut-sebagai-Digivice-itu. Jadi namanya Digivice?

"Ia benar, apa fungsinya?" ujarnya sambil kembali menyuapi Nyokimonnya dengan potato chips. Digimonnya itu dengan lahap memakan makanan yang diberikannya. Tapi, ada hal aneh. Tak selang beberapa lama setelah itu, Nyokimon miliknya menutup mulutnya. Sepertinya ada yang salah. Apa dia haus? Mungkin saja. Dengan cepat, ia mendekatkan sedotan Orange Jus miliknya kerah mulut Nyokimon. Dengan lahap, Digimonnya itu menghisap Orange Jus itu. Setelah itu, ia langsung membuka mulutnya lagi, kembali ingin makan. Oh, lucunya. Tanpa sadar, ia kembali menyunggingkan senyumannya. Senyuman yang sudah jarang ia tampakan kepada siapapun.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4228
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 2:24 pm

"oh iya, masih ada 1 pertanyaan yang belum kujawab, yap, saya memilih kalian berdua, sebenarnya tidak sengaja, di malam itu, aku dan gabumon dimintai tolong oleh paman untuk menyebar beberapa digivice di dunia, lalu, setelah kami menyusun rencana, aku dan gabumon lalu meminta izin pada paman untuk menjalankan "misi" ini, tak lama berselang, aku dan gabumon telah sampai di kota virus, tempat para digimon trainer jahat berkumpul dan juga tempat portal yang menghubungkan dunia digital dan dunia nyata terletak. Aku dan gabumon lalu memakai jubah hitam dan berjalan tenang hingga kami telah berada di dekat portal itu, tentu saja portal itu dijaga ketat, aku lalu meminta tolong pada gabumon untuk mengalihkan perhatian para penjaga itu untuk sementara, dan jika telah selesai, langsung-lah pulang ke rumah, sementara aku akan berlari ke portal itu dan untuk selanjutnya kulemparkan semua digivice di karung itu, setelah rencana tersusun, kami pun memulai aksi yang telah kami rencanakan tadi, semuanya berjalan lancar, gabumon dan aku berhasil melakukan pekerjaan masing-masing, kemudian aku berlari kencang, keluar dari kota virus dan berlari kembali ke stasiun ini. Sambil menunggu kalian datang ke sini, aku menghabiskan kurang lebih 3 jam di dalam kereta tadi, hanya untuk menunggu kalian, ya, kereta tadi adalah tempat pertama yang akan dituju bagi para pengunjung yang ingin ke dunia digital. Apa sudah jelas anak-anak ?" tanya Matt pada mereka berdua.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Nagato Haruka
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 88
Digimon Points : 3983
Join date : 05.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 2:55 pm

Kediaman Keluarga Haruka, jam 12 malam,

'Nee-Chan, kau dimana sekarang?'

Seorang anak laki-laki berambut hitam bergaya emo dengan mata beriris kehitaman terlihat tengah duduk ditepi jendela kamarnya. Kamar anak laki-laki itu terletak dilantai dua sehingga ia bisa mengamati keadaan dibawahnya dari atas sini. Wajahnya terlihat murung. Pandangan matanya teralih keatas langit. Menatap sang purnama yang tengah bersinar dengan indahnya diatas langit sana. Bulan itu terlihat kusam dipandangannya. Seakan-akan dilumuri oleh warna kesedihan. Seakan-akan ikut bersedih atas kejadian yang menimpa dirinya kali ini. Ya, bisa dibilang sebuah musibah.

Ia memiliki seorang sepupu bernama Nagisa. Kedua orang tuanya, yang notabenenya adalah paman dan bibinya, akan melangsungkan perceraian. Dan besok, adalah sidang finalnya. Ya, dia tau kalau Nagisa pasti depresi akan hal itu. Dan beberapa jam yang lalu, kabar buruk datang kerumahnya. Nagisa kabur dari rumah, dan sampai sekarang belum kembali. Entah ada dimana ia sekarang.

Hey, ia khawatir bukan karena sebuah alasan lain. Tapi memang Nagisa itu sudah seperti sahabatnya sendiri, bukan hanya sekedar sepupu. Sangat tragis, kedua orang tuanya bercerai, dan anak semata wayangnya hilang entah kemana. Kedua orang tuanya telah mencoba untuk berbicara dengan kedua orang tua Nagisa dan menyarankan agar mereka berdua melakukan mediasi terlebih dahulu, tapi hal itu sia-sia, sangat.

Pemuda itu tampak menutup matanya pelan. Andai ada yang bisa diperbuatnya untuk menemukan Nagisa, andai saja. kletek. Sebuah bunyi benda yang terjatuh pun terdengar didalam kamarnya. Bunyi apa itu? Apa suara tikus?

Ia mengarahkan pandangannya keseluruh bagian kamarnya, mencari asal suara. Ia pun menemukan sebuah benda asing berbentuk persegi diatas meja belajarnya. Darimana benda itu berasal? Ia pun menjulurkan tangannya untuk menggapainya. Aneh, sejak kapan benda itu ada dikamarnya? Dan bagaimana? Lalu apa? Belum lagi pertanyaannya terjawab, tiba-tiba saja semuanya menjadi gelap. Dan begitu ia membuka matanya, ia sudah berada dalam sebuah bangunan yang sangat aneh. Berdesain klasik seperti kereta api jaman dulu. Ia hanya bisa terbengong-bengong sambil menatap heran kearah sekeliling. Benda persegi yang tadi ada digenggaman tangan kanannya tiba-tiba saja terjatuh ke bagian bawah kursinya. Tanpa menunggu lagi, ia langsung mencari benda persegi itu. Namun, ia malah menemukan sebuah benda berbentuk telur dibawahnya bersama dengan benda persegi itu. Ia pun mengambil kedua benda itu dan mempelototinya dari dekat. Benda berbentuk persegi ia simpan di sakunya, sementara yang berbentuk telur terus ia perhatikan. Aneh, ia tak ingat ada telur sebesar ini. Bahkan telur buaya saja tak sebesar itu? Apa burung unta? Ah, tidak mungkin. Telur burung unta tidak punya motif seperti ini.

Ia kembali merebahkan dirinya diatas kursi yang tadi ia duduki. "Huft," desahnya sambil mencoba menjawab semua pertanyaan yang terlintas dikepalanya. Bingung, pusing, tak percaya. Apa yang terjadi sebenarnya?

Ia melirik keluar jendela yang berada tepat disampingnya. Astaga, ramai sekali. Sebenarnya ia berada dimana sekarang? Ia berada ditempat yang entah apa namanya dan bagaimana caranya. Ia pun memutuskan untuk keluar dari ruangan itu. Ada sebuah pintu yang pasti itu pintu keluarnya. Ia bergegas menuju pintu itu dan berniat mengembalikan telur ini kebawah kursi, namun entah mengapa hatinya berkata kalau ia harus membawa telur itu. Yah, mau tak mau, ia pun ikut membawa telur itu keluar. Sungguh tak terduga. Ia menemukan banyak orang berlalu-lalang sambil membawa makhluk-makhluk yang entah apa namanya. Ada yang bentuknya lucu-lucu dan ada yang menyeramkan. Ada yang tinggi dan juga ada yang rendah. Bahkan ada diantaranya yang diselimuti api. Beberapa orang juga terlihat sedang membawa telur sepertinya. Waw, ia tak tau harus bilang apa, keren, tapi membingungkan.

Setelah kurang lebih 2 menit berjalan. Ia sampai pada tempat seperti tempat tunggu. Bukan cuma itu saja. Yang lebih mengejutkannya, ia menemukan Nagisa disana. "Nagisa-Nee!" teriaknya sambil berlari menuju sosok wanita berambut hitam panjang itu.

"Neechan bagaimana bisa sampai kesini? Paman dan bibi sangat mengkhawatirkan Nagisa-Nee. Kenapa kak Nagisa kabur dari rumah? Kenapa tidak pergi kerumahku saja?" ujar pemuda itu dengan nada pelan. Disatu sisi a bersyukur bisa bertemu dengan sepupunya, tapi disatu sisi, ia sedikit menyesalkan pertemuannya ditempat yang entah apa namanya ini.

Ia pun memandangi sekeliling. "Ini tempat apa? Dan siapa mereka?" tanyanya tanpa dosa sambil menunjuk pemuda-pemuda yang ada bersama kakaknya ini satu persatu. Telur yang tadi ia temukan di bawah kursi ia letakan dalam dekapannya. Satu kata, 'unbelievable'.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Courage.
Guilmon! Armor shinka! Fladramon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4055
Join date : 01.05.12
Age : 18
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 4:56 pm

Shun masih saja memperhatikan Poyomon sambil terus memberinya makan. Sampai akhirnya Poyomon berhenti memakan snack yang ada di tangan Shun "Kenapa? Apa sudah kenyang?" tanya Shun. Poyomon-pun mengangguk pelan "Hmm. Baiklah" gumam Shun lagi

Shun kemudian kembali memperhatikan apa yang dijelaskan oleh Matt-Senpai "Jadi kau mengirim Digivice secara acak? Dan kira-kira berapa banyak Digivice yang Senpai kirimkan ke Bumi?" tanya Shun mengomentari cerita Matt-Senpai "Dan... hmm..., maaf Matt-Senpai, kau juga belum menjawab pertanyaan kami. Sebenarnya hubungan Digivice ini dengan Digimon itu apa?" Shun kemudian mengulang kembali pertanyaannya yang belum dijawab oleh Matt-Senpai

Tidak lama kemudian, malah ada seorang Pemuda yang datang dengan membawa sebuah telur yang berukuran rada besar "Telur apa itu?" tanya Shun pada beberapa orang disekitarnya berharap ada yang menjawab pertanyaan-nya ini. Pemuda itu kemudian memanggil Nagisa seolah-olah ia mengenal Nagisa "Hmm, Nagisa, apa kau kenal orang ini?" Tanya Shun pada Nagisa dengan santai. Selanjutnya Pemuda itu menunjuknya dan juga Matt-Senpai "Aku? Namaku Shun Hikari. Aku juga baru mengenal Nagisa dan juga Matt-Senpai ini" jelas Shun kembali dengan gaya santainya

INVENTORY___________________________________________________________________
Patamon + Light Digimental = Manbomon
My Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4057
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 5:21 pm

"Begitu ya? Iya, aku faham," ujarnya pelan. Ia mempererat dekapannya pada Nyokimon yang terlah tertidur kembali. Fiuh, tanpa terasa ia sudah memberikan Digimonnya ini makan sedari tadi. Sebungkus potato chipsnya habis, sementara orange juicenya tinggal setengah. Ia pun memandangi Digimonnya yang tengah tertidur dengan wajah damai. Tanpa terasa, sebuah senyuman kembali terukir dibibirnya. Senyuman yang sekarang sudah sangat jarang ia tunjukan pada semua orang.

"Lantas, apa tugas kami disini? Melawan Digimon jahat?" tanyanya dengan nada serius. Ya, serius. Untuka apa main-main. Masa telah datang sejauh ini ia tak melakukan apa-apa.

Belum lama waktu bereselang setelah pertanyaannya. Tiba-tiba saja suara yang luar biasa familiar terdengar di telinganya. Ah, tidak mungkin, ma-masa sih? Ia pun menolehkan kepalanya keasal suara. "Nagato!?" gumamnya sedikit berteriak. Bagaimana mungkin? Se-sepupunya itu ada disini?

Belum lagi rasa penasarannya terjawab. Sepupunya telah terlebih dulu memberondong dirinya dengan berbagai macam pertanyaan. "Hey, sabar. Pertama, tolong jangan berbicara masalah keluarga disini. Kedua, kita sedang berada di Stasiun Dunia Digital. Seperti dimensi lain begitu. Kita disini mengemban tugas mulia, jadi tak usah takut atau khawatir," ujarnya mencoba untuk menangkan Nagato yang sepertinya sedikit terkejut?

Ia melirik telur besar yang dibawa oleh Nagato. Telur apa itu? Telur apa itu Matt-Senpai?" tanyanya pada Matt-Senpai tanpa mengalihkan pandangannya dari telur itu.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4228
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Miracle?   Sat May 05, 2012 7:15 pm

"ah benar juga, maaf ya, shun, digivice itu kegunaannya adalah
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Nanti saja nak, nanti kau akan mengetahuinya juga." Sementara itu muncul sesosok pria muda berambut emo yang sedang mendekap telur besar, Matt kemudian tersenyum tipis dibarengi mata yang menyipit, seperti mata yang ingin melihat benda-benda yang jauh.

"Akhirnya kau datang juga nak, perkenalkan, nama saya Matt, saya adalah seorang digimon Rookie trainer, sepertinya, benda yang kau dekap itu tidak asing di mataku, benda itu bernama digitama, atau telur digimon, ternyata kau adalah salah seorang yang terpilih, selamat datang di dunia digital nak....selamat datang, senang bertemu denganmu." Matt menyambut anak itu dengan sangat hangat.

"apa kau kebingungan ? Jika ia, tanyakan semua hal yang ingin kamu tanyakan pada teman barumu ini." ucap Matt.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Nagato Haruka
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 88
Digimon Points : 3983
Join date : 05.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sun May 06, 2012 7:52 am

Bingung, panik!! Bagaimana mungkin sepupunya itu bisa tenang-tenang saja sementara mereka berada ditempat yang entah apa namanya. Satu-satunya yang bagus disini adalah banyak orang, itu artinya mereka tak sendirian. Ia menarik nafasnya dalam-dalam. Sepertinya yang dikatakan sepupunya itu benar. Sebaiknya ia tenang saja. Toh sepertinya tempat ini tak akan membunuh.

Ia pun memperhatikan keadaan sekitar dengan iris hitamnya. Tempat ini seperti terminal. Ada beberapa kereta yang entah akan menuju kemana. Oke, setelah bisa menerima keadaan, ia pun memutuskan untuk duduk disebelah sepupunya. Tapi sebelum duduk, ia membungkukan dirinnya sambil memperkenalkan diri. "Namaku Nagato Haruka. Salam kenal dan mohon bantuannya," ucapnya dengan nada lantang. Setelah perkenalan itu selesai, ia langsung duduk di kursinya.

Ia memandang para pemuda yang ada disana satu persatu. Yang satu terlihat masih muda dan yang satu lagi terlihat sudah agak dewasa. Yang masih muda dengan pakaian hijau itu kalau tidak salah bernama Shun Hikari, dan yang sudah agak dewasa bernama Yamato Ishida. Hem, karena sudah agak dewasa, lebih enak bila memanggil Matt-Senpai seperti sepupunya saja.

"Hal yang ingin ditanyakan ya? Em. Mungkin yang pertama, apa tujuan kita kemari? Lalu, telur Digimon? Digimon itu apa ya? Apa hewan-hewan seperti yang dipegang Nee-Chan ini? Dan, benda persegi ini, bagaimana bisa mentransfer para manusia dari bumi kesini? Apakah dengan semacam teknolog teleportasi?" tanyanya bertubi-tubi. Jangan salahkan dirinya, sebenarnya ia masih sedikit panik dan tentunya perlu tau tentang dunia ini baik-baik.

Cekrek, cekrek, bunyi khas cangkang telur yang menetas pun terdengar. Sontak ia melirik kearah telur yang berada dalam dekapannya. OMG!! Dia menetas!! Cangkang telur itu perlahan-lahan hancur dan menampakan sosok yang berada didalamnya. Ia menatap sosok yang berada didalam cangkang telur itu dengan seksama. Bentuknya seperti bola dan berwarna merah. Makhluk itu juga punya dua telinga kecil diatasnya. Makhluk apa ini? Oh ya, pasti Digimon.

Ia menatap Matt-Senpai dengan tatapan bingung. "Su-sudah menetas, hewan? Em, makhluk ini apa namanya?" tanyanya lagi kepada Matt-Senpai sambil menatap makhluk lucu itu dari dekat. Wah, lucu sekali. Di bumi ibunya takan mengizinkan dirinya punya hewan peliharaan. Tunggu dulu, bumi ya.

"Eh, Matt-Senpai, apa kami bisa kembali ke bumi? Beberapa jam lagi aku dan Nagisa-Nee, atau bahkan Shun-Kun harus bersekolah bukan? Bagaimana caranya kami kembali?" tanyanya lagi-lagi. Oke, setelah itu ia menutup mulutnya. Anggap saja itu pertanyaan terakhirnya, hihi.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Courage.
Guilmon! Armor shinka! Fladramon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4057
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sun May 06, 2012 12:36 pm

"Kawaii!!!" teriaknya tiba-tiba dan sangat keras. Ia melirik kearah Digitama milik Nagato yang telah menetas. Makhluk yang muncul adalah makhluk berbentuk bola dengan warna merah dan telinga yang berbentuk seperti sayap. Oh, lucu sekali. Tapi tetap saja, Digimonnya lebih lucu. "Ini jenis apa Senpai? Bentuknya seperti Naga" tanyanya pada Matt-Senpai tanpa mengalihkan pandangannya dari Digimon merah itu. Tertarik? Sedikit. Hihihihi.

Omongan selanjutnya dari Nagato cukup membuat berfikir. Memang benar, iya harus bersekolah. Dengan ia tak jadi bunuh diri, berarti ia harus terus melanjutkan hidup. Kalau ia harus melanjutkan hidup, berarti ia harus terus bersekolah agar masa depannya bagus. Tapi, masa dia harus kembali ke bumi lagi dan menjalani kehidupan membosankan dan menyedihkan seperti itu. Ya, ia harus, demi dirinya, dan demi Nyokimon. Meskipun ia bukan siap-siapa di bumi, ia pasti bisa menjadi pahlawan disini.

"A-aku, aku agak ragu kalau kembali ke bumi," ujarnya dengan nada pelan. Ia menundukan kepalanya. Pandangan matanya lurus menatap Nyokimon dalam dekapannya. Haruskah jadi seperti ini? Haruskah? Ia tak sanggup melihat kedua orang tuanya, sangat.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4055
Join date : 01.05.12
Age : 18
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Miracle?   Sun May 06, 2012 1:07 pm

Shun kemudian mengalihkan perhatiannya pada pemuda bernama Nagato yang sepertinya punya hubungan keluarga dengan Nagisa. Shun sedikit terbengong saat Nagato menanyakan banyak hal 'Aikh, keluarga-nya Nagisa juga banyak tanya rupanya "Baiklah akan kucoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaanmu," menarik nafas dalam-dalam sebelum melanjutkan perkataannya "tujan kita kemari adalah membasmi para Trainer Digimon jahat bersama Matt-Senpai dan kita juga dituntut untuk mengembangkan Digimon kita. Digimon adalah makhluk-makhluk yg hidup di dunia ini, ya benar seperti Poyomon-ku ini. Dan kalau masalah bagaimana cara Digivice bisa mentransfer kita ke sini, entahlah, aku juga tidak tahu" jelas Shun
Tidak lama kemudian, Digitama yang di pegang Nagato-pun menetas "Sudah menetas ya? Itu Digimon-mu, tapi aku tidak tahu namanya," ucap Shun "untuk masalah kita bisa pulang atau tidak, menurut cerita Matt-Senpai, kita bisa kok pulang" ucap Shun lagi sambil tersenyum tipis
Shun kemudian kembali menoleh ke arah Matt-Senpai "Senpai, silakan jawab pertanyaan Nagato yang tidak bisa kujawab," ujar Shun dengan santai "dan sekolah? Aku sudah bosan dengan sekolah. Jadi aku sama sekali tak peduli bila kita akan lama di sini, lagipula di dunia ini banyak hal yang menarik. Dan itu menyenangkan" ujar Shun lagi dengan amat santai

INVENTORY___________________________________________________________________
Patamon + Light Digimental = Manbomon
My Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4228
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Miracle?   Sun May 06, 2012 1:59 pm

"uhuk uhuk......" Sejenak Matt terdiam akibat batuk yang menyerangnya, batuk yang disebabkan pada malam penerobosan itu, Matt kurang istirahat semalam, akibat misi yang diembannya bersama gabumon.

"hai Nagato, rupanya kau mengenal nagisa ya ?" belum sempat nagato menjawab, digitama yang bersama nagato-pun menetas, tampak sesosok digimon merah terang nan lucu menampakkan dirinya dari balik cangkang telur tempatnya berasal.

"ah, akhirnya muncul juga, nagato, selamat ya, anakmu laki-laki, ahahahaha, maaf, aku hanya bercanda, digimonmu itu bernama jyarimon, dan sama seperti milik shun, jyarimon juga bertipe jelly, srup, aku suka jelly, ahahaha." Matt kemudian memberikan pengarahan kepada nagato seputar digimon yang kelak akan menjadi partner nagato tersebut.

"digivice ya ? Memang seperti itu, digivice dirancang sebagai "transportasi" ke dunia digital, jika disentuh atau dipegang, maka orang yang menyentuh atau memegang tersebut dengan segera akan muncul ke kereta tadi." Matt berhenti sejenak dan memberikan penjelasan selanjutnya.

"di dunia digital ini, zona waktunya sangat berbeda dari bumi, dari cerita yang pernah kudengar dari paman, katanya, jika kita berada di dunia digital selama 10 tahun, kalau kita kembali ke bumi, waktu akan bergerak hanya 1 menit. Agak membingungkan ya, jadi singkatnya seperti ini, 10 tahun di sini sama dengan 1 menit di bumi, apa kalian sudah mengerti ? Jika ada pertanyaan ajukan saja padaku, jangan sungkan." ucap Matt pada mereka bertiga.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Sponsored content




PostSubyek: Re: Miracle?   

Kembali Ke Atas Go down
 
Miracle?
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 3Pilih halaman : 1, 2, 3  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum RPG Digimon Indo :: Digital world (file islands) :: Stasiun digital world-
Navigasi: