Forum RPG Digimon Indo
Selamat datang di forum Digindo, forum digimon yang berbasis RPG.

Jangan ragu untuk bergabung ya ^^....

Forum RPG Digimon Indo

Forum digimon berbasis roleplay
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Home....

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2
PengirimMessage
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4291
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Home....   Mon May 21, 2012 7:34 pm

Menyadari keadaan yang bertambah gawat, ia tak berniat untuk memperparah keadaan. Ia kemudian melepaskan tangannya yang diletakan oleh Matt-Senpai didadanya. Pastilah Matt-Senpai sekarang sudah terkena amnesia yang parah. Detik berikutnya, ia langsung memukul bagian belakang leher Matt-Senpai. Ia memukul tepat di titik yang biasanya akan membuat pingsan bila dipukul dengan kuat. Tentu saja hal itu bisa ia ketahui karena ia mengikuti beladiri.

Setelah itu, ia segera berlari menuju pintu keluar. "Sial, pintu ini dikunci. Matt-Senpai sudah lupa siapa aku. Apa saja bisa ia lakukan," bisiknya pada diri sendiri. Beberapa saat kemudian, ia segera melayangkan tendangannya pada pintu itu. Engsel pintu pun segera terlepas dari tempatnya. Namun, saat pintu sudah mulai terjatuh, ia segera menangkap pintu itu sehingga tidak menimbulkan suara yang mencurigakan.

Daun pintu itu ia letakan tepat disamping lubang pintu itu. Sebelum pergi, ia melirik kearah Matt-Senpai sambil berbisik lirih. "Maaf Matt-Senpai," bisiknya sambil berlalu.

Ia pun segera menapaki koridor yang akan membawanya menuju tangga kelantai bawah. "Semoga saja Matt-Senpai tidak ingat apapun," bisiknya lagi untuk kesekian kalinya. Ia pun segera menuruni tangga dan kembali lagi keruangan tempatnya semula berada bersama teman-temannya. Ia segera duduk ditempatnya semula tanpa bebricara sepatah katapun. Seakan-akan tidak ada hal apapun yang terjadi antara dirinya dan Matt-Senpai. Ia pun mengambil beberapa kue-kue kecil dan memakannya satu-persatu.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4462
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Home....   Mon May 21, 2012 8:27 pm

Matt yang sedang amnesia dan mengalami gangguan di matanya tiba-tiba diberi hantaman yang telak di bagian kepalanya. 'bugg.' seketika itu pula ia roboh ke depan, sebelum Nagisa pergi ia sempat berkata. "Na-nagisa..." ucap Matt pelan, setelah itu ia-pun pingsan. Gabumon yang berlari menuju pintu kamar Matt terkejut atas apa yang dialami pintu di depannya ini, ia lalu mencoba masuk dan menemukan Matt sedang tertelungkup tak berdaya. "he-hei Matt, kau sedang apa ? Bahkan bajumu belum kau pakai." tidak ada jawaban dari Matt. "eh ? Matt, Matt !!" bisik Gabumon ke telinga Matt.

Melihat keadaan itu Gabumon semakin panik, Gabumon turun kembali ke ruang tamu untuk menemui Nagisa, ia kemudian melompat tanpa menggunakan tangga dan berlari menghampiri Nagisa. "hei Nagisa, kau apakan Matt ? Kenapa dia pingsan tak sadarkan diri sekarang, aku jadi bingung, apa yang harus kulakukan." tanya Gabumon pada Nagisa.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4289
Join date : 01.05.12
Age : 19
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Home....   Mon May 21, 2012 10:53 pm

"Tokomon? Ini dia" ujar Shun menjawab pertanyaan Nagisa sambil menunjuk Patamon yang terbang di sisi kepalanya. Tak lama kemudian, Gabumon kembali datang dan langsung menarik tangan Nagisa untuk pergi ke lantai atas. Tingkah Gabumon benar-benar aneh.

Setelah kejadian aneh itu, Shun memutuskan untuk duduk di kursi yang tak jauh dari posisi berdirinya. Ia pun menundukkan kepalanya mencoba untuk menjernihkan kepalanya dari segala keanehan ini.
"Shun apa kau tak apa?" tanya Patamon yang kemufian bertengger di pundak kanan Shun.
Shun hanya terdiam selama 10 detik, sebelum akhirnya mengangkat kembali kepalanya "Tidak, aku tak apa kok. Sebaiknya kau makan lagi Pata" ujar Shun sambil tersenyum.
"Aku sudah kenyang kok Shun" jawab Patamon sambil membalas senyuman Shun

Sekitar 10 menit berlalu, Nagisa kembali dengan langkah agak terbirit-birit dan langsung duduk sambil memakan kue "A-ada Nagisa? Apa yang Gabumon lakukan padamu?," tanya Shun mengkhawatirkan keadaan Nagisa.

Tak lama, Gabumon kembali ke lantai 1 dengan cara melompat dan langsung menghampiri Nagisa dan menanyakan soal Matt-senpai "hei Gabumon apa yang kau lakukan pada Nagisa dan kenapa dengan Matt-senpai?" tanya Shun pada Gabumon dengan sedikit emosi dan juga bangkit dari posisi duduknya.

INVENTORY___________________________________________________________________
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Rikkudo Kazuhiko
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 214
Digimon Points : 4284
Join date : 10.05.12
Age : 25
Lokasi : Ryouko City

PostSubyek: Re: Home....   Mon May 21, 2012 11:36 pm

Hmm, enaknya ya hidupnya Matt, Hidup dalam kemewahan. , kata Kazuhiko.Tiba-tiba saja gabumon datang menarik tangan Nagisa dan membawanya pergi. Sesaat setelah Nagisa pergi tiba-tiba Saku celananya terasa panas Relemonnya diselimuti oleh cahaya putih yang menyilaukan. Kazuhiko terbengong menyaksikan Digimonnya dan, Poft Relemonnya sekarang berubah menjadi makhluk seperti rubah namun dengan ukuran mini. wah jadi ini ya yang namanya evolusi, hal yang sama sepeti miliknya Shun, gumamnya perlahan. Kini digimonnya bertingkah manja terhadap Kazuhiko. Mungkin ia senang terhadap pemiliknya. Hoi, teman-teman ada yang tau ini namanya Siapa yah?, tanya Kazuhiko sambil menunjuk ke arah digimonnya.

Sesaat setelah digimonnya berevolusi datanglah Nagisa dengan sedikit berlari, dan disusul oleh Gabumon dan menanyakan keadaan Matt. Nagisa-Chan, memangnya pa yang telah terjadi dengan Matt?, tanya Kazuhiko pada Nagisa.

INVENTORY___________________________________________________________________

My Renamon

KORE HA BOKU NO DIGIVICE TO BOKU NO DIGIMENTAL(HOPE DIGIMENTAL)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://sainsmatika.blogspot.com
Yoshi Takumi
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 181
Digimon Points : 4269
Join date : 13.05.12
Age : 24
Lokasi : Ryouko City

PostSubyek: Re: Home....   Mon May 21, 2012 11:48 pm

Melihat Gabumon yang lari membawa Nagisa ke suatu tempat membuat Takumi menjadi keheranan. Sebenarnya ada apa ya, sepertinya ada yang ditutupi dari semua kejadian ini?, gumamnya perlahan sambil memalingkan wajahnya ke arah Kazuhiko. Tiba-tiba Takumi dikejutkan oleh cahaya yang sedang menyelimuti Relemon. Tidak cukup sampai disitu, sekarang ia merasakan saku celananya terasa panas, dan Kuramonnya juga diselimuti oleh Cahaya aneh yang menyilaukan. Apalagi ini?, katanya sedikit berteriak. kemudian cahaya yang menyelimuti Kuramon perlahan-lahan memudar dan memunculkan sosok baru yang menyerupai telapak tangan yang lengkap dengn caakarnya yang terihat sangat tajam dan mengerikan dan ada matanya pula. Hal serupa juga terjadi pada Relemonnya Kazuhiko dan hal itu hampir terjadi secara bersamaan denganKuramon. Hore Akhirnya digimonku berevolusi, Tapi siapa ya namanya?, tanyanya sambil melirik ke semua orang yang ada di sana.

Sesaat setelah Kuramon berevolusi Nagisa datang dengan sedikit berlari dan diikuti oleh Gabumon. Gabumon menanyakan keadaan Matt pada Nagisa. Nagisa-Chan sebenarnya ada apa ini, dan ada apa dengan Matt?, Tanya Takumi pada Nagisa.

INVENTORY___________________________________________________________________
My~Keramon

My~Digivice and My~Digimental(knowledge digimental)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4291
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Home....   Tue May 22, 2012 3:15 am

Selama beberapa menit duduk disitu, ia hanya melamun tnpa berbicara. Entah mengapa fikirannya terus saja terfokus kearah Matt-Senpai yang telah ia buat pingsan. Em, mungkin seharusnya ia tidak membuatnya pingsan tadi. Seharusnya ia cukup meninggalkannya saja. Ah, ia kelepasan tadi.

Beberapa saat setelah itu, Gabu pun turun dari lantai atas dan bertanya tentang kondisi Matt-Senpai padanya. Jdarrr. Ia sudah tau hal ini pasti akan terjadi. Ia bingung mau menjawab apa. Tidak mungkin kan ia menjawab kalau ia terpaksa memukul Matt-Senpai karena, karena, karena, ah! Menyebalkan.

Tanpa banyak berbicara, Nagisa segera beranjak dari tempat duduknya sambil menarik tangan Gabu untuk kembali kelantai atas. Setelah beberapa lama akhirnya mereka pun sampai. Pemandangan Matt-Senpai yang sedang terkulai pingsan pun terlihat. Ups, bukan sepenuhnya salahnya kan. Ya, bisa dikatakan yang tadi itu cuma reflek.

Pertama-tama ia segera memindahkan tubuh Matt-Senpai hingga sekarang pemuda itu tidur telentang diatas kasurnya. Setelah itu, ia duduk disampingnya. Pandangan matanya langsung tertuju kearah Gabu. "Em, maaf ya. Tadi itu aku mau ke toilet, makanya pintunya terpaksa aku jebol. Dan, aku fikir, Matt-Senpai akan baik-baik saja, jadi aku tinggal keruangan bawah. Eh, tidak taunya malah pingsan, maaf," ujarnya sambil tersenyum innocent. "Oh ya, bajunya belum aku pasang, soalnya luka di dadanya ini masih baru, bila memakai baju, takutnya perbannya malah jadi lembab dan nanti akan membahayakan," sambungnya lagi.

Detik berikutnya, pandangan matanya langsung tertuju kembali ke pemuda berambut coklat itu. Pandangan matanya kosong. "Oh ya Gabu, apa kau tau siapa itu Misa?" tanyanya tanpa mengalihkan pandangannya dari Matt-Senpai yang tengah pingsan. Jari-jemarinya bergerak tanpa sadar hendak menyentuh wajah pemuda yang tengah tertidur itu, namun ia segera menarik kembali tangannya. Ugh, dia bingung sekarang.

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4462
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Home....   Tue May 22, 2012 8:20 am

Gabumon yang sedang berbisik pada Nagisa menjadi terkejut atas apa yang dilakukan terhadapnya, Nagisa menarik tangannya yang berkuku tajam itu ke lantai dua, tepat ke kamar partnernya, Matt. Gabumon belum sempat berbicara namun Nagisa dengan segera menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. "jadi mau ke toilet ya, maaf ya aku kunci pintunya kak Nagisa." ujar Gabumon sambil mengunci kembali pintu yang rusak itu.

Gabumon lalu menghampiri Matt dan Nagisa yang sedang ada di tempat tidur milik Matt. "Misa ? Entahlah, mungkin ibunya, ia kerap kali mengucapkan nama itu jika mengalami hal seperti ini, ia selalu berada di posisi paling depan jika sedang berada di dalam suatu mesin teleportasi, katanya, hanya ini yang dapat ia lakukan untuk melindungi orang yang ia kasihi, ia juga telah sangat sering mengalami luka di dahinya, sampai-sampai matanya kini telah rusak dan mengalami gangguan, aku sering mencakarnya karena ia sempat akan menjadikanku sup, fyuh, memangnya ada apa ?" jelas Gabumon pada Nagisa. "oh iya, aku belum mengambil makanan untuk Matt, aku pergi dulu ya, kak Nagisa tolong jaga Matt ya, pintu tak akan ku kunci." sambung Gabumon sambil berlalu seiring suara langkahnya yang semakin pelan.

Matt tertidur dengan sedikit mengigau. "Mi.....sa.." tak lama setelah itu, ia mulai membuka kedua matanya secara perlahan, ia terkejut atas sosok yang sedang duduk disampingnya. Kini Matt dalam posisi duduk disamping Nagisa. "akh, ma-maaf....aku hilang kendali...jika kau ingin membunuhku, silahkan saja.." ucap Matt dengan nada 'sweatdrop' nampaknya ia sangat terpukul akan apa yang ia lakukan pada teman wanitanya ini. "k-kau sangat mirip dengan ugh.." perkataan Matt terpotong akibat muntah darah yang ia alami. "uhuk, uhuk." Matt dengan terburu-buru merangkak ke jendela kamarnya, membuka dan keluar dari kamarnya naik ke atas loteng rumahnya.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4462
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Home....   Wed May 23, 2012 1:58 pm

OOT
Kita akan lanjutkan RP, tidak akan ada yang kita tunggu.

IT
Waktu telah menunjukkan pukul 6.30 pm, salju turun dengan lebat.

Kini, Matt tengah berada di atas loteng atap rumahnya, entah apa yang ia lakukan diatas sana, tampaknya, ia sedang sedih, ia melipatkan lututnya dan mulai menunduk, butiran-butiran salju satu persatu menghantam tubuhnya yang kini sedang pucat dan putih akibat kedinginana. "perban ini tak ada gunanya." ujar Matt pelan, ia lalu melepas semua perban yang melilitnya dan melemparnya jauh-jauh.

Matt kembali menundukkan kepalanya, tak ia sadari, air mata kembali mengucur dari kedua matanya dan terus mengalir hingga membasahi pipinya. Gabumon datang membawa sebuah makanan dan sekotak pil penambah darah, ia berlari saat melihat Matt sudah tidak ada di tempat tidurnya. Tanpa menghiraukan Nagisa yang duduk terpaku, ia lalu melompat ke atas tempat tidur Matt dan memanjat ke arah loteng. "he-hey Matt, apa kau mau mati? Cepat turun ke sini!!!" teriak Gabumon pada Matt. "DIAM KAU GABU!!!! TINGGALKAN AKU SENDIRI!!!!" teriak Matt dengan lantangnya. Gabumon tersentak kaget dan berjalan tertunduk ke arah pintu meninggalkan kamar Matt dan tetap tidak memperlihatkan ekspresi ke arah Nagisa.

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Shun Hikari
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4289
Join date : 01.05.12
Age : 19
Lokasi : Hokaido City

PostSubyek: Re: Home....   Wed May 23, 2012 4:01 pm

Melihat Nagisa yang kembali menaiki tangga menuju lantai atas, membuat Shun semakin penasaran dengan apa yang terjadi.
"Pata, bisa kau alihkan perhatian mereka untuk tidak mengikutiku? Sepertinya aku juga mau ke lantai atas" bisik Shun pada Patamon yang berada di pundaknya
"Sepertinya aku bisa, Shun," jawab Patamon juga dengan berbisik. Patamon kemudian terbang meninggalkan pundak Shun dan mendarat di meja yang berada di hadapan semuanya. "baiklah semuanya, untuk menghilangkan rasa bosan kalian, bagaimana kalau kalian mendengarkan suara emasku?," tanya Patamon pada semuanya "ehm...ehm... Balonku ada lima... rupa-ruap warnanya..." Patamon mulai menyanyikan lagu anak-anak yang ia tahu dengan suaranya yang merdu.

Selagi Patamon bernyanyi, tanpa berlama-lama, Shun perlahan menaiki tangga lantai atas dan berusaha mengecilkan suara langkah kainya agar yang lain tak mengetahuinya. Setelah tiba di atas, Shun melihat sebuah pintu yang terbuka sedikit, karena rasa penasarannya, akhirnya ia melangkahkan kakinya perlahan menuju meja tersebut.

Krieet
Pintu sedikit berdecit saat ia buka, setelah pintu tersebut terbuka, nampaklah ruangan yang cukup mewah. Di dalam ruangan ini, Shun melihat sosok Nagisa sedang duduk terpaku di sisi tempat tidur. Entah karena apa, kaki Shun seperti melangkah sendiri menuu Nagisa dan ia pun duduk di sebelahnya "Na-Nagisa. Kau tak apa?" tanya Shun dengan gugup sembari menepuk pundak Nagisa lembut

INVENTORY___________________________________________________________________
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagisa Sakura
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 149
Digimon Points : 4291
Join date : 04.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Home....   Wed May 23, 2012 6:41 pm

Melihat tingkah Matt-Senpai yang malah melarikan diri dan memanjat pergi, ia jadi bingung sekaligus marah. Marah, karena ia merasa dipermainkan. Bingung, karena Matt-Senpai malah melarikan diri. Jujur, ia tak pernah memikirkan bagaimana rasanya kombinasi antara perasaan marah dan bingung. Namun, ia tau rasanya sekarang. Rasanya sangat luar biasa, membuatnya ingin menghancurkan tubuh manusia hingga menjadi butiran-butiran kecil dalam satu menit.

Ia masih bertahan dalam posisi duduknya sambil mengumpulkan kesadarannya. Beberapa saat kemudian, Gabumon datang tanpa menghiraukannya dan segera memanjat untuk menuju ketempat Matt-Senpai berada. Namun, bukannya mendengarkan ucapannya, Matt-Senpai malah membentaknya. Waw, bagaimana menyakitkannya hal itu. Partner yang sudah sedari kecil menjadi temannya, sekarang ia bentak hanya karna keegoisan dan sifat kanak-kanaknya saja? Hey, siapa yang lebih dewasa disini? Entahlah. Gabumon kemudian turun dan berlalu pergi tanpa berkata sepatah katapun. Mau menyalahkannya? Salahkan tuannya yang aneh itu. Ia terus saja terdiam. Tak ingin berbicara, belum.

Ekspresi wajahnya berubah menjadi seperti mengejek. Ia tersenyum, senyum miris namun mengejek. Shun kemudian datang ke kamar itu juga. Wajar saja, tentu mereka semua penasaran tentang apa yang terjadi hingga menjadi seperti ini. Sosok pemuda beriris oranye itu tampak menepuk pundaknya pelan sambil menanyakan keadaannya. "Aku baik-baik saja," ujarnya pelan, nyaris berbisik. Ia kemudian beranjak menuju jendela. Ia memang tak bisa sosok Matt-Senpai, namun ia bisa melihat perban-perban berjatuhan dari atas sana. Dan perban-perban itu, adalah perban-perban yang baru saja ia berikan untuk Matt-Senpai. Sementara itu, salju turun dengan derasnya. Apakah ia mau mati? Bodoh, bodoh, itulah satu kalimat yang terlintas dikepalanya.

"Bodoh!! Kau bodoh!!" teriaknya kuat. "Tadi kau bersikap baik padaku, dan kau baik-baik saja. Seolah-olah tak pernah terjadi sesuatu. Kau memanggilku Misa, Misa, kuberitahu, aku bukan Misa! Kau mau berbuat yang aneh sehingga reflek aku menghajarmu! Lalu sekarang, saat aku benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu, kau malah pergi dan menganggap aku ini seperti musuh besarmu saja! Apa kau gila? Kau anggap aku ini apa? Mainanmu? Terserah kalau kau mau marah, aku tidak perduli. Karena aku bukan wanita yang senang berbaik hati dan berkata halus. Bila kita bertemu lagi, aku berjanji akan mematahkan lengan dan kakimu. Sampai jumpa!!" sambungnya dengan nada tinggi berapi-api. Ia kemudian berbalik pergi meninggalkan ruangan itu. Ia kemudian menuruni tangga dan berhenti sejenak didepan pintu ruangan tempat teman-temannya berkumpul. Ia tak menatap teman-temannya yang lain, hanya Piyomon-nya saja.

"Poyo, ayo ikut denganku," ujarnya pelan.
"Kemana?" tanya Digimon-nya itu pelan.
"Pergi, dan jangan tanya lagi," ujarnya dengan nada pelan, dan memohon. Ekspresi kesedihan tercetak jelas diwajahnya. Matanya hampir berkaca-kaca. Poyomon yang sepertinya memahami keadaan langsung terbang kearahnya dan berjalan mengikutinya.

Pandangan matanya kosong. Ia berjalan kearah depan rumah, membuka pintu depan dengan pelan dan pergi meninggalkan rumah itu. Ini jalannya, dan ia akan melaluinya. Maaf Matt-Senpai, tapi ini petualangannya. Mungkin memang Matt-Senpai yang membawanya kesini, namun dirinya adalah dirinya dan tak ada yang berhak untuk mengatur dirinya, termasuk Matt-Senpai. Ia fikir ia sudah berbeda jalan, hingga, biarlah ia menjalani semua ini dengan caranya sendiri.

Salju turun dengan derasnya. Seakan-akan turut bersedih atas kejadian yang menimpa gadis berambut hitam itu. Tak ada air mata yang keluar, hanya sebuah tangisan dalam hati. Ia dan Poyo akan menjadi kuat, dengan cara mereka sendiri. Dirinya tidak merasa kedinginan, begitu pula dengan Poyomon-nya. Dirinya sudah sering berlatih melawan dingin, karena itu bagian dari bela diri. Sementara Poyomon, ia adalah Digimon dengan bulu disekujur tubuhnya dan kekuatan api, seingga panas tubuhnya bisa lebih terjaga.

"Kita lihat, kemana takdir akan membawaku pergi" gumamnya pelan.

[out]

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Kindness.
Piyomon! Armor shinka! Aquilamon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nagato Haruka
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 88
Digimon Points : 4217
Join date : 05.05.12
Age : 19
Lokasi : Tokyo City

PostSubyek: Re: Home....   Thu May 24, 2012 6:45 am

Ia menatap dengan sedikit curiga pada Shun dan Patamon yang sedang berbisik-bisik. Mau merencanakan sesuatu? Apa Shun mau menelinap keatas? Anggap saja tebakan yang beralasan, mereka semua sedang penasaran bukan?

Beberapa saat kemudian, benar saja. Patamon langsung terbang keatas meja, dan bernyanyi. Sungguh tak terduga, suaranya benar-benar bagus. Meskipun cuma lagu 'balonku' sih. Pengalihan perhatian, itu yang ada dalam benaknya. Gigimon-nya langsung melompat-lompat kegirangan sambil tertawa-tawa melihat Patamon bernanyi. Sementara dirinya, hanya berpura-pura menonton sambil terus mengawasi Shun dengan ekor matanya.

Tepat sekali, Shun kemudian menyelinap. Tak ingin melewatkan kesempatan yang sama, ia pun berniat untuk keatas juga. Namun sebuah suara teriakan menghentikan langkahnya. Suaranya seperti laki-laki, apa Matt-Senpai? Ada apa ya? Sepertinya gawat. Ia pun berniat untuk melanjutkan acara menyelinapnya selagi Patamon masih bernanyi. Namun, teriakan kembali terdengar, dan kali ini dari wanita. Siapa lagi kalau bukan kakaknya. Ada apa sih sebenarnya?

Beberapa saat kemudian, munculah sosok kakak sepupunya itu diambang pintu ruangan. Ia tampak memanggil Piyomon untuk pergi. Sudah tentu pergi yang dimaksud kakak sepupunya itu adalah pergi dari rumah ini. Karena ia tak melihat adanya makna tersirat lain dari 'kata' pergi yang diucapkan Nagisa-Nee saat itu.

Gadis berambut hitam kelam itu kemudian meninggalkan ruangan tempat mereka semua berkumpul dengan diikuti partner-nya. Tanpa berfikir panjang lagi, ia segera mengambil Gigimon dalam dekapannya dan melangkah pergi untuk mengikuti Nagisa-Nee. Ia tak perlu alasan apapun, karena ia memang tidak butuh alasan.

Ia telah berada dibagian luar rumah, namun kakak sepupunya itu telah mendahuluinya. Iapun bergegas berlari untuk menyamakan langkahnya. Begitu langkahnya sudah sama, ia segera melepas jaketnya dan memberikannya pada Nagisa-Nee.

"Seorang gadis lebih baik mengenakannya," ujarnya sambil tersenyum. "Aku tak butuh alasan, kemana pun Nagisa-Nee pergi, aku akan ikut," ujarnya lagi dengan lembut, dengan senyuman yang terus terkembang diwajahnya.

"Gigimon, Heated Bubble secara garis lurus!" perintahnya. Gigimon yang sedang berada dalam dekapannya pun melakukan yang ia perintahkan sehingga salju mencair dan membentuk sebuah jalan lurus yang bebas dari salju. Dengan begini, kakak sepupunya bisa berjalan dengan tenang karena kakinya tak akan tergelincir kedalam salju. Sejujurnya, ini menyenangkan. Ia lebih merasakan petualangan bila seperti ini. Merasakan antara hidup dan mati. Ya, kita lihat kemana takdir akan menuntun mereka.

[OUT]

INVENTORY___________________________________________________________________
My Digivice & My Digimental Of Courage.
Guilmon! Armor shinka! Fladramon!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Home....   

Kembali Ke Atas Go down
 
Home....
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 2 dari 2Pilih halaman : Previous  1, 2

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum RPG Digimon Indo :: Digital world (file islands) :: Digital world town-
Navigasi: