Forum RPG Digimon Indo
Selamat datang di forum Digindo, forum digimon yang berbasis RPG.

Jangan ragu untuk bergabung ya ^^....

Forum RPG Digimon Indo

Forum digimon berbasis roleplay
 
IndeksPortalCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin

Share | 
 

 Profil Brook

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Yoshi Takumi
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 181
Digimon Points : 3985
Join date : 13.05.12
Age : 24
Lokasi : Ryouko City

PostSubyek: Profil Brook   Mon May 14, 2012 4:51 pm

Nama : Brook
Lahir : 3 April 1354 AOS (umur 88 Thn) di Wet Blue (menurut Timeline)
Julukan : "Brook si tuan Tengkorak MAti " ; "Pendekar Senandung"
Harga : 33,000,000 Berry
Nama Buah : Yomi -Yomi No Mi
Arti Buah : "Bangkit Kembali, Hidup Kembali "
Tipe : Paramecia
Posisi : Musisi; Pendekar; Kapten (Mantan)
Impian : Menjadi pemain musik terkenal dis eluruh dunia dan bertemu sahabatnya yaitu Laboon, ikann paus yang ditinggalkannya di Reverse Mountain
• Harga Pertama yang diraihnya adalah 33.000.000 Berry saat ia masih bergabung menjadi anggota bajak laut Rumbar.
BROOK
Brook (Burukku) adalah karakter fiksi dalam komik dan anime One Piece. Dalam Kelompok Bajak Laut Topi Jerami, Brook berposisi sebagai musisi. Sebagaimana dengan tokoh-tokoh lain dalam manga One Piece, Brook memiliki tawa yang unik (Yohoho).
Tentang Brook

Pada awalnya Brook adalah anggota kelompok bajak laut Rumbar yang berasal dari West Blue. Kelompok bajak laut Rumbar inilah yang membuat janji untuk bertemu kembali dengan paus Laboon di Reverse Mountain. Brook telah berkelana sebagai bajak laut puluhan tahun sebelum bertemu dengan kelompok bajak laut topi jerami. Penampilan dari Brook yang merupakan tengkorak, disebabkan oleh Brook memakan buah iblis (Yomi-Yomi No Mi) yang menyebabkan dirinya dapat hidup kembali setelah mengalami kematian. Karena mati di daerah berkabut, Brook baru berhasil menemukan kembali tubuhnya sepuluh tahun kemudian, dan tubuhnya sudah tinggal tulang belulang.
Sebelum bertemu dengan kelompok bajak laut topi jerami, Brook telah berkelana dalam area segitiga Florian yang disebabkan bayangan yang dimilikinya diambil oleh Gecko Moria. Kemudian, setelah berkelana sendirian selama puluhan tahun dalam area segitiga Florian, Brook bertemu dengan kelompok bajak laut topi jerami. Dengan bantuan kelompok bajak laut topi jerami, khususnya Roronoa Zoro, Brook berhasil mendapatkan kembali bayangannya dari zombi samurai Ryuuma. Lalu Brook membantu Luffy dan kawan-kawan untuk mengalahkan Gecko Moria untuk mengembalikan bayangan-bayangan yang telah diambil.
Setelah peristiwa Thriller Bark, Brook bergabung dengan kelompok bajak laut topi jerami oleh Luffy. Brook kembali menjadi seorang bajak laut untuk memenuhi janjinya untuk bertemu kembali dengan Laboon.
Brook adalah kerangka yang ditemukan oleh bajak laut topi jerami di atas sebuah kapal hantu, setelah mereka membuka tong misterius yang terombang-ambing di laut terbuka dan lolos dari badai yang misterius. Dia adalah seorang musisi yang memakan buah Yomi Yomi sehingga ia bangkit dari kematiannya karena kekuatan buah tersebut. Dia adalah anggota kesembilan kru topi jerami dan kru kedelapan yang menerima untuk bergabung dengan kru Luffy. Dia juga salah satu dari dua pendekar yang ada di kapal selain Zoro. Dia juga musisi yang selama ini ditunggu oleh Luffy sejak petualangannya dimulai.
Dia awalnya merupakan bagian dari Bajak Laut Rumbar dan ditunjuk sebagai kapten oleh kru yang tersisa setelah mereka berpisah dengan kapten Yorki yang terkena suatu penyakit. Brook adalah orang yang paling dekat dengan Laboon dan orang yang membawa lagu terakhir dari dirinya dan krunya, yang direkam pada Tone Dial sebelum mereka semua mati, yang akan dikirimkan ke Laboon. Sebelum itu, dia adalah pemimpin dari sebuah perjuangan konvoi tertentu dalam kerajaan.
Penampilan

Brook adalah kerangka yang sangat tinggi yang berpakaian resmi lengkap dengan topi tinggi dan tongkat. Meskipun tidak memiliki kulit, kepalanya masih memiliki Afro yang katanya adalah karena ia memiliki akar rambut yang kuat. Mantel, topi tinggi, celana, dan Afro Brook berwarna hitam sedangkan kerah mantelnya berwarna kuning jeruk. Pita yang diikat di antara mantel dan sekitar lehernya berwarna biru. Bagian luar dari tongkat pedang yang ia gunakan berwarna ungu. Juga, karena telah dimakan oleh usia pakaiannya menjadi agak compang-camping.
Sebelum kematiannya, Brook adalah seseorang berusia 38 tahun yang tinggi kurus dengan wajah yang agak istimewa. Dia memiliki sedikit janggut seperti janggut kambing pada sisi dagu dan beberapa luka bakar. Dia biasanya mengenakan pakaian serba corak. Pada dahinya terdapat bekas luka yang sedikit menyerupai sudut-akhir tanda omega (Ω). Bekas luka itu masih ada meskipun ia menjadi tengkorak tetapi dalam bentuk retakan di dahinya. Penampilan wajah Brook, diiringi dengan gaya pakaiannya, menyerupai penampilan yang umumnya sama dengan berbagai musisi seperti Ozzy Osbourne, Slash, dan musisi lain dengan penampilan yang serupa.
Dalam Gear Spirit, Brook ditampilkan dengan skema warna yang berbeda dengan yang digambarkan dalam manga dan anime. Warna kerah mantelnya adalah abu-abu sedangkan pita dan hiasan tambahan lainnya berwarna ungu. Dalam beberapa game, rongga hidung Brook tidak diberi warna. Dalam game, bagian luar tongkat pedang Brook berwarna merah. Skema warnanya separti itu karena game ini dikembangkan sebelum skema warna yang resmi dari manga ditampilkan.
Menurut Oda, Brook paling menyerupai kuda. Dia diidentifikasikan dengan warna hitam dan putih, dan dia berbau teh.
Kepribadian
Brook memiliki karakter yang aneh, seperti kru topi jerami yang lainnya, yang berbeda dari kepribadiannya sendiri. Ketika ia melihat sesuatu yang disukai, dan akan meminta, dengan halus, ia mempunyai permintaan yang sangat buruk seperti meminta untuk melihat celana dalam wanita (dalam kasus putri duyung dia meminta untuk dapat meminjamkan uang kepadanya) dan tidak sabar menunggu makanan (sifat yang sama dengan Luffy).
Reaksinya berbeda untuk kejadian yang agak ekstrim, sehingga sering terlihat menggelikan. Misalnya, ketika kru topi jerami ketakutan melihat tengkorak yang bisa hidup, ia lupa objek ketakutan yang sebenarnya adalah dirinya sendiri dan ia juga mulai panik. Walaupun ia lebih cenderung menampilkan emosi yang ekstrim dalam suatu hal, namun, Brook juga dikenal terlalu santai terhadap dirinya ketika dia diberitahu untuk tetap tenang. Dia juga sangat sabar, tetap tinggal di kapal krunya yang meninggal selama beberapa tahun, menunggu hari dimana ia akan dapat menemukan kembali bayangannya. Bagaimanapun, meskipun tingkah lakunya jelek dia juga dapat bertingkah seperti pria sejati tentang suatu hal-hal seperti menunggu makan malam disajikan. Sifat Brook yang paling terlihat di antara yang lain, bagaimanapun, leluconnya yang disebut “Lelucon ala Manusia Tengkorak” tentang dirinya yang menjadi tengkorak hidup dengan tawa yang berbunyi “Yohohoho” meskipun tidak ada satu orangpun yang mendengarnya.
Brook adalah penggemar musik. Apakah ia senang atau sedih, musik merupakan penyemangat bagi Brook dalam setiap perjalannya. Hasilnya, dia sering memberi sentuhan musik dalam berbagai aspek-aspek kehidupannya seperti gaya bertempurnya di mana nama serangannya berasal dari lagu musik dan tarian. Dia memberikan keseluruhan dirinya dengan tema musik yang nyata bahwa dia hidup di kehidupan pertama, dia disebut “Brook si Senandung” oleh pihak pemerintah.
Meskipun menjadi tengkorak, Brook adalah orang yang mudah ketakutan oleh hantu dan zombi. Untuk melawan berbagai makhluk di Thriller Bark tanpa rasa takut ketika menemui mereka, Brook yakin bahwa jika ia menyanyikan lagu sewaktu bertempur, dia tidak akan takut dengan mereka (meskipun dia mulai berlari ketakutan ketika dia berhenti berhenti menyanyi). Taktik bernyanyi sambil berkelahi ini memiliki efek samping yang membuat dia kelihatan seperti makhluk yang lebih jahat daripada zombi, agak ironis karena dia menjadi bertentangan dan bahkan ia menyanyikan lagu perjuangan yang dianggap sebagai ancaman oleh mereka. Karena itu, walaupun ia katakutan, ia diberi julukan “Si Senandung Ahli Pedang” oleh zombi dan dikhawatirkan menyerang mereka secara bergantian.
Sebelum bertemu dengan topi jerami, Brook sangat kesepian terombang-ambing mengapung di lautan dengan kapalnya dan berharap berjumpa dengan orang lain. Dia awalnya menerima tawaran Luffy untuk bergabung dengan krunya dan mengundang dirinya untuk makan malam tiba di kapal Thousand Sunny hanya agar ia dapat berinteraksi dengan kru dan mengisi kekosongan yang dialaminya selama beberapa tahun. Juga, mungkin dia salah satu bajak laut tertua yang masih hidup, Brook masih berperilaku kekanak-kanakkan seperti halnya dengan Luffy dan Chopper.
Kepribadian dan cara tertawa dirinya yang lain mengejutkan Nami, Usopp, dan Chopper yang bertemu “ Penjaga” laboratorium Hogback, Ryuuma, yang telah memiliki kepribadian dan cara tawa seperti Brook. Ini terjadi karena bayangan Brook terdapat pada Ryuuma sampai dia dikalahkan oleh Zoro, pada saat yang sama bayangan Brook telah kembali pada dirinya.
Hubungan
Kru
Kru topi jerami sebelumnya tidak menerima kehadiran Brook saat Luffy mengajaknya bergabung, tetapi semua berubah setelah peristiwa Thriller Bark: Franky menangis setelah mendengar kisah masa lalu Brook, dan kru sisanya menghormati Brook setelah mendengar kisah masa lalu Brook yang menjaga kesetiaan janjinya dengan Laboon. Sebelum ia resmi bergabung dengan kru, hanya Luffy yang membuat pertemanan dengannya, karena dia menemukan keceriaan; keduanya bahkan memiliki sifat yang sama sewaktu makan malam di Sunny. Kepribadiannya yang sinting sering membuat kru gelisah, tidak menunjukkan adanya sikap untuk menghormati Nami dan Robin bahkan ketika ia meminta mereka untuk memperlihatkan celana dalam, dan melakukan lelucon ala manusia tengkorak dalam situasi yang serius menyebabkan dia sering dipukul. Namun demikian, rasa ironi Brook dan musik dapat memberi penerangan keseluruhan organisasi yang sama besar yaitu Asosiasi Korban Thriller Bark.
Teman
Brook sangat peduli pada rambut Afronya. Menjadi satu-satunya bagian tubuh yang tidak membusuk setelah ia meninggal, dan sangat berarti banyak kepadanya. Ini adalah satu-satunya hal yang dia percaya Laboon masih akan mengenalinya setelah lima puluh tahun. Sejak itu rambut Afro tersebut tidak akan pernah tumbuh kembali jika dipangkas, karena itu, Brook sangat melindungi rambut Afronya.
“ ” Semua teman kita tewas, bukan hanya teman, aku juga kehilangan wajah dan tubuh. Walau kita bertemu, aku yakin, kau tidak akan mengenali sosok tulang-belulang ini. Mungkin aku sudah kehilangan segalanya. Tapi ada satu hal … yang ingin terus kupertahankan …!!! Yaitu, rambut afro yang menurut teman-temanku mirip denganmu. Aku akan kembali selama kau terus menunggu di pelabuhan janji itu …!!!
- Brook saat melindungi penampilan rambut afronya. ” ”
Karena janji Brook dan krunya yang tewas dibuat untuk Laboon, Brook merasa berkewajiban untuk bertemu dengan Laboon demi memenuhi janji. Dia merasa bahwa Laboon tidak akan memaafkan mereka karena mati konyol seperti ini di Grand Line.
Musuh
Sewaktu hidup, Brook menemui banyak musuh pada saat perjalanan melalui West Blue dan Grand Line, termasuk kelompok yang membunuh dia dan krunya. Dia juga mendapat harga buronan dari Angkatan Laut saat ini.
Karena telah membuat kekacauan di Thriller Bark 5 tahun yang lalu, tiga dari empat pemimpin Thriller Bark tahu bagaimana kekacauan yang dilakukan olehnya . Dr. Hogback, khususnya, dia sangat ketakutan, terutama karena Brook pernah satu kali mengacungkan pedang padanya 5 tahun lalu dan mengetahui kelemahan dari zombi. Hanya Perona yang tidak tahu tindak tanduknya karena saat kejadian tersebut, dia kemudian tidur kembali.
Keahlian dan Kemampuan
Brook adalah musisi yang mampu memainkan alat musik apapun. Dia biasanya menggunakan biola untuk bermain musiknya. Kemampuan musiknya yang sangat baik digunakan untuk Laboon, untuk menyanyi ketika mereka bersama. Ketika Brook bertempur, pertarungannya sering memiliki unsur jenaka kepada mereka. Contohnya termasuk membuat beberapa anggota kru tertidur sewaktu bertempur melawan Flying Fish Riders, bermain setengah mati melalui pertempuran atau meluncur ke laut untuk menyelamatkan Luffy.
Brook juga mengetahui bagaimana untuk membersihkan berbagai makhluk Thriller Bark dengan garam laut.
Buah Iblis
Informasi lebih lanjut: Buah Yomi Yomi
Ketika ia masih hidup, Brook memakan buah Yomi Yomi. Buah ini memungkinkan pengguna untuk dapat hidup kedua kalinya. Walaupun dirinya sendiri tidak dapat menemukan tubuhnya sebelum tubuhnya berubah menjadi tengkorak, dia mendapat keuntungan untuk dapat hidup dalam wujud tengkorak yang tidak mungkin dilakukan tanpa didukung oleh kekuatan buah iblis. Salah satu keuntungannya adalah karena ia hanya tulang-belulang yang ringan, ia dapat menggunakan kecepatannya dan keringanannya untuk berjalan di air (Namun, sama seperti pengguna buah iblis lainnya, ia masih bisa tenggelam di laut).Dengan bantuan kekuatan buah iblis, bagian-bagian tubuhnya juga dapat berfungsi seperti manusia biasa. Ia dapat melakukan kegiatan yang normal seperti minum, makan, menangis, dan juga mungkin buang air/”poop” dengan normal.Dia juga telah membuktikan bahwa kalsium (seperti yang ada pada susu) akan cepat menyembuhkan tulang yang patah. Karena tubuhnya berupa tulang, ia dapat melompat sangat jauh dan berlari cepat, ia juga dapat menyimpan sesuatu di dalam tengkorak kepalanya seperti Tone Dial.
Gaya Bertempur
Informasi lebih lanjut: gaya anggar
Gaya bertempur Brook saat melawan Ryuuma
Dalam tongkatnya, Brook menyembunyikan pedang yang dikenal sebagai shikomizue, yang ia dapat digunakan untuk bertarung. Gaya yang ia gunakan saat bertempur menyerupai olahraga anggar klasik. Keuntungan utamanya adalah kecepatan serangannya itu, dikombinasikan dengan bobot yang ringan dari kerangka tubuhnya, dia mampu bertempur dengan sangat akurat dan cepat sebelum lawannya bereaksi (hanya sekali serang untuk melakukan penyerangan dan pembersihan zombie kejutan yang berkeliaran dalam beberapa detik) yang jauh lebih cepat daripada ketika dia masih mempunyai daging dan darah sebelum hari kebangkitannya. Meskipun tidak memiliki jaringan otot, tampaknya Brook masih dapat lebih kuat dari waktu ke waktu, seperti yang dikatakannya pada Ryuuma bahwa ia telah lebih kuat selama lima tahun.
Serangan andalan Brook yang dikenal sebagai “Hanauta Sancho: Yahazu Giri” yang diterjemahkan sebagai “Three-Verse Humming: Arrow-Notch Slice” atau “Senandung Tiga Blok: Tebasan Panah” dalam bahasa Indonesia. Merupakan serangan tercepatnya sewaktu masih menjadi anggota pasukan penyergap kerajaan. Awalnya nama asli jurus tersebut adalah “Requiem La Bandeau L’or”, tapi diterjemahkan oleh rekan-rekannya terdahulu. Karena serangan Brook sangat cepat dan kuat, musuh sering tidak melihat mereka telah tertebas sampai Brook telah menyarungkan pedangnya.
Bila diperlukan, Brook juga dapat menggunakan musiknya untuk membantunya dalam pertempuran. Teknik-Nya, “Nemuriuta Flan”, yang diterjemahkan sebagai “lullaby Parry” atau “Lagu nina-bobo”, ini ditunjukkan, di mana dia memainkan biolanya dengan shikomizue seperti seorang violin, dengan nada selaras yang menyejukkan yang akan membuat orang yang mendengarnya tertidur.
Brook menggunakan jurus Nemuriuta Flan
Meskipun Brook ahli pemain anggar yang sangat cepat, kemampuannya tidak sama dengan Zoro yang merupakan pendekar di kelompok topi jerami . Brook tidak dapat mengalahkan Ryuuma, bagaimanapun ia bertempur, tapi ia menyadari bahwa Zoro mampu untuk mengalahkan Ryuuma hanya dengan dua pedang. Di Kepulauan Shabondy yang dia menyerang Pacifista dengan serangan pedang berkecepatan tinggi, namun gagal untuk melakukan banyak kerusakan dan harus melepaskan diri dari serangan Pacifista. Namun, ketika Zoro menyerang Pacifista, hasilnya jauh berbeda. Meskipun tidak sama dengan Zoro, dia mampu untuk mengikuti apa yang telah Zoro lakukan saat bertempur dengan Ryuuma.
Sejarah
Bertemu dan Meninggalkan Laboon
Lima puluh tahun yang lalu, Brook bergabung sebagai bagian dari kru bajak laut Yorki, Bajak Laut Rumbar yang sebagian besar krunya adalah seorang musisi. Ketika dia dan krunya masih berada di West Blue, kapal mereka suatu hari diikuti oleh seekor bayi paus yang tersesat. Melihat paus itu benar-benar bingung, Brook menyarankan kepada kaptennya supaya mereka bermain musik untuk membuat paus tersebut tersenyum. Bersama dengan kru lainnya, Brook memainkan sebuah lagu yang indah yang membuat bayi paus itu senang. Keesokan harinya, Brook dan kru lainnya menemukan paus itu masih mengikuti mereka. Walaupun demikian, Brook dan kru lainnya memperbolehkan paus itu mengikuti mereka dan bahkan memberi nama bayi paus itu Laboon. Sejak itu, Brook dan kru lainnya pergi berpetualang dengan Laboon bersama-sama. Bersama mereka melalui banyak hal sambil bernyanyi lagu yang riang bersama-sama. Setelah mereka berpetualang bersama dengan Laboon, banyak dari krunya yang mengatakan bahwa Brook sangat dekat dengan Laboon.
Ketika Brook dan kru Rumbar Pirates akan memasuki Grand Line, tiba-tiba mereka dihadapkan pada dilema. Karena Laboon masih bayi, mereka khawatir bahwa Grand Line terlalu berbahaya untuk seekor paus muda. Kru Bajak Laut Rumbar mencoba untuk meyakinkan Laboon untuk tinggal di West Blue namun gagal, maka Brook diminta untuk berbicara dengan Laboon secara pribadi. Brook mencoba untuk meyakinkan Laboon tetapi juga gagal. Karena tidak dapat melakukan apa-apa lagi, Brook dan kru Bajak Laut Rumbar mencoba untuk mengabaikan Laboon dengan harapan Laboon akan pergi dan tidak mengikuti mereka. Tampaknya rencana mereka berhasil dan Laboon tidak terlihat untuk beberapa waktu.
Namun ketika Brook dan kru Bajak Laut Rumbar memasuki Grand Line, mereka terkejut Laboon yang telah mereka tinggal masih terus mengikuti mereka ke Grand Line melalui Reverse Mountain. Melihat bahwa kapal mereka butuh perbaikan, Brook dan kru lainnya kembali bernyanyi bersama dengan Laboon sambil menunggu kapal mereka selesai diperbaiki. Setelah tiga bulan perbaikan kapal mereka, Brook dan kru Bajak Laut Rumba memutuskan untuk meninggalkan Laboon dibawah perawatan dari Crocus. Mereka berjanji kepada Laboon bahwa mereka akan kembali setelah mereka mengelilingi seluruh dunia. Dengan Laboon yang kemudian akan menjadi sangat besar dan karena itu mereka juga berjanji untuk kemudian mengambil Laboon kembali bersama mereka pada petualangan mereka.
Kematian Bajak Laut Rumbar dan Hidup Baru Brook
Brook dan kru Bajak Laut Rumbar menjelajahi Grand Line, mereka mengalami semua tantangan di laut. Meskipun kesulitan, mereka hanya bernyanyi sambil melanjutkan pelayaran. Namun, suatu hari bencana terjadi pada kru mereka. Kapten Bajak Laut Rumbar, Yorki, dan beberapa orang lainnya yang terkena penyakit yang belum diketahui yang berasal dari hutan yang sebelumnya mereka datangi. Untuk menjaga agar penyakit tersebut tidak menyebar ke kru yang belum terinfeksi, Yorki memutuskan untuk membawa dirinya sendiri dan kru yang terinfeksi ke kapal pertama Bajak Laut Rumbar dan mencoba untuk keluar dari Grand Line melalui Calm Belt. Yorki menyampaikan keputusannya kepada Brook dan kru Bajak Laut Rumbar dan bagaimana dia menyesal karena itu adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan kru yang belum terinfeksi. Melihat ia tidak dapat kembali ke Laboon, Yorki meminta Brook dan kru lainnya untuk memberikan salamnya kepada Laboon. Sebagai pesan terakhir, Yorki meminta Brook untuk mengirim dia dan kru yang terinfeksi dengan menyanyikan lagu favoritnya, Sake Binks. Dengan itu, Brook dan kru Bajak Laut Rumbar berpisah dengan Yorki dan orang yang terinfeksi.
Meskipun kehilangan setengah kru, Brook dan kru yang tersisa terus berlayar melalui Grand Line dengan sebuah kapal baru. Dia ditunjuk menjadi kapten baru mereka dan mereka terus berlayar, Brook mendapatkan harga buronan untuk dirinya. Pertama kali pelayaran mereka berjalan dengan lancar, namun setelah memasuki Florian Triangle, Brook dan krunya di serang oleh beberapa musuh. Brook dan beberapa dari krunya mampu bertahan dari serangan tersebut. Namun karena musuh telah melumuri senjata mereka dengan racun dan dokter Bajak Laut Rumbar telah terbunuh karena serangan itu, Brook dan para korban tidak bisa mengobati diri mereka. Mengetahui bahwa ia telah memakan buah Yomi Yomi, Brook menyarankan satu hal terakhir kepada krunya. Dia menyarankan kepada mereka untuk memainkan sebuah lagu terakhir yang akan direkam pada Tone Dial yang sebelumnya mereka beli dari seorang pedagang. Kalau dia benar-benar bisa bangkit dari kematian, Brook berjanji kepada teman-temannya untuk memberikan Dial tersebut untuk didengar oleh Laboon. Gembira dengan ide Brook, dengan sedikit tenaga yang mereka punya sisa dari kru Bajak Laut Rumbar mulai menyanyikan lagu favorit mereka pertama kali dalam seumur hidup. Walaupun mereka bergembira pada perekaman lagu mereka, sisa kru Bajak Laut Rumbar mulai berjatuhan karena racun dan mati satu persatu. Mereka masing-masing jatuh dengan senyum di wajah mereka sampai hanya tinggal Brook seorang diri. Dengan berat hati, Brook terus bermain sendiri sampai akhirnya dia mati karena racun dan meninggal.
Roh Brook menemukan tubuhnya yang sudah menjadi tengkorak
Walaupun ada keraguan, roh Brook dapat kembali ke dunia karena kekuatan buah iblisnya. Sayangnya meski rohnya kembali, ia telah kehilangan tubuhnya karena kabut di daerah tersebut dan dia mencari tubuhnya selama satu tahun. Ketika ia akhirnya menemukan tubuhnya, yang tersisa hanyalah tulang-tulangnya. Hanya Afronya yang tetap utuh karena Brook memiliki akar rambut yang kuat. Setelah Brook bangkit dari kematian, ia mengumpulkan kerangka krunya dan menyimpannya dalam beberapa peti mati yang terletak di dalam kapal. Untuk selanjutnya, meskipun tidak ada banyak kejadian, tahun, Brook tetap tinggal sendirian di kapal. Dengan tidak ada yang bisa dilakukan, Brook hanya berkhayal termasuk bernyanyi sendiri. Tahun-tahun setelah Brook terdampar di kapalnya, dia hanya sendiri, dia sangat merindukan untuk berkumul bersama yang lainnya.
Pria Mati Datang ke Pulau Kematian
Setelah beberapa tahun, kapal Brook mendarat di Thriller Bark lima tahun yang lalu. Ingin memperbaiki kemudi, ia turun dan menjelajahi pulau. Namun yang muncul malah monster dan zombi. Dia ditangkap dan melihat bagaimana Moria mampu menciptakan zombi. Bayangannya kemudian dicuri. Setelah terombang-ambing di kapal, Brook kembali, dia berjalan dan kembali ke pulau. Ia mengetahui kelemahan zombie ketika tidak sengaja melihat sesuatu. Dia kemudian mengancam Hogback untuk memberitahunya di mana zombi yang dimasukkan bayangannya.
Setelah mengalahkan beberapa zombi, Brook menemukan zombie yang dimasuki bayangannya, Ryuuma. Namun saat bertarung, Ryuuma terbukti terlalu kuat untuk Brook. Setelah menerima beberapa serangan pada tengkoraknya, Brook meminta kepada Ryuuma untuk melepaskannya dan pergi dari Thriller Bark. Perjuangan Brook berakhir dengan retakan di tengkoraknya. Untuk selanjutnya sejak lima tahun lalu, Brook telah melatih dirinya untuk mengalahkan Ryuuma jika mereka bertemu kembali.
Pertemuan yang Mengejutkan
Setelah Topi Jerami lolos dari badai misterius, bajak laut tersebut menemukan kapal Brook yang terombang-ambing dengan Brook yang sedang menyanyi. Ingin mengetahui apa yang ada di atas kapal Luffy, Nami, dan Sanji naik ke kapal itu. Di sana mereka bertemu kerangka yang minum teh. Setelah dipukuli oleh Nami karena kekurangajarannya, Luffy megajaknya untuk bergabung dengan krunya. Brook menerimanya sehingga membuat semuanya terkejut.
Setelah naik ke Thousand Sunny dan bergabung dengan Topi Jerami untuk makan malam, ia menceritakan masa lalunya. Kemudian mereka kaget karena Brook tidak terpantul dicermin dan tidak memiliki bayangan. Brook menjelaskan bahwa bayangannya telah dicuri, walaupun ia menolak untuk mengatakan siapa yang mencuri bayangannya untuk keselamatan Topi Jerami. Karena itu, dia tidak dapat pergi ke tempat yang terkena sinar matahari karena tubuhnya akan musnah seperti orang yang pernah dilihatnya yang juga kehilangan bayangan terkena sinar matahari. Dengan ini, Brook menolak untuk bergabung dengan Topi Jerami karena ia merasa hanya akan menjadi beban bagi mereka. Namun Luffy berjanji kepada Brook bahwa ia akan mengembalikan bayangan Brook.
Karena senang melihat orang-orang setelah tinggal sendirian dalam waktu yang lama dan gembira karena telah diundang makan malam oleh Topi Jerami, ia memutuskan untuk memainkan musik untuk mereka. Tiba-tiba, sebelum Brook akan memainkan musik, ada hantu yang muncul dari tembok. Brook, diikuti oleh kru Topi Jerami yang lain, cepat-cepat keluar dari dapur dan menemukan Thousand Sunny mendarat di samping pulau yang berasal dari West Blue, Thriller Bark. Setelah melihat ini, Brook berpamitan dan melompat dari kapal dan berlari menyebrangi air menuju pulau.
Kembalinya Pria Mati
Tiba kembali di pulau, Brook pergi sekali lagi memurnikan zombie sebelum menemukan Ryuuma dan bertarung lagi dengannya. Sayangnya, dia dipukul dan jatuh dari menara tempat mereka bertarung. Ketika dia jatuh, dia terlihat oleh Franky dan Robin jatuh dari langit dan memasuki jembatan yang menghubungkan rumah Hogback dan bangunan utama Thriller Bark. Setelah bangkit, ia mengalahkan Tararan dengan satu serangan menggunakan pedangnya. Dengan memurnikan musuhnya, Brook menjelaskan kepada Robin dan Franky bagaimana bayangan diambil. Sebelum Brook pergi untuk kembali mengambil bayangannya, Franky tiba-tiba bertanya kepada Brook tentang masa lalunya. Ketika ditanyakan tentang ini, Brook menjelaskan kepada Franky dan Robin tentang masa lalunya dengan Laboon. Ia menjelaskan kepada mereka keinginannya untuk kembali bertemu dengan paus sahabatnya.
“ ” Entah dia bisa atau tidak memaafkan kami karena mati konyol seperti ini dan aku tidak berani menghubunginya setelah janji itu tidak terpenuhi … Dan untuk minta maaf karena sudah mati …!!! KARENA PRIA INI TELAH BERJANJI KELAK AKAN KEMBALI…..!!!
- Kata-kata dari Brook kepada Laboon. ” ”
Setelah menjelaskan hal itu untuk Franky dan Robin, Brook cepat-cepat pergi dan menemukan Ryuuma duduk Lab Hogback dan minum teh. Menantang zombienya sekali lagi, mereka berdua bertempur dengan sangat sengit. Saat Brook berjuang dan menerima serangan hingga kerangkanya retak, ia memikirkan pertemuannya dengan Laboon.
Meskipun sudah bertarung dengan Ryuuma, Brook sekali lagi kalah dari zombinya . Dengan tulang yang sangat rusak, Brook telah dikalahkan Ryuuma. Tidak dapat mempertahankan dirinya lagi dari Ryuuma, Ryuuma memutuskan untuk memotong rambut Afro Brook. Namun ketika Ryuuma akan memotong rambut Afro Brook, seluruh pulau tiba-tiba bergetar, hal ini menyelamatkan Brook sesaat. Pada saat bersamaan, Franky dan Zoro tiba di laboratorium Hogback untuk membantu tengkorak itu.
Setelah menangkis salah satu serangan Ryuuma yang mengincar Brook dan Franky, Zoro berkata kepada Brook, yang sedang dipegang oleh Franky, bahwa dia akan bertempur dengan Ryuuma dan mendapatkan bayangan Brook kembali. Setelah terjadi pertarungan yang sengit di atap gedung , Brook melihat Zoro mengalahkan Ryuuma dengan teknik membakar zombie. Dengan matinya Ryuuma, Brook mendapatkan kembali bayangannya.
Melawan Raksasa
Brook, bersama dengan Zoro dan Franky, yang saat itu di atap untuk istirahat, zombie Luffy, Oz datang dari tiang utama dan berteriak mencari kru Topi Jerami. Kemunculan raksasa itu membuat Brook sangat ketakutan. Brook kemudian terlibat dengan pertempuran raksasa, antara kru Topi Jerami dan Oz, yang berlangsung di halaman antara tiang utama dan gedung. Sayangnya pertempuran ini tidak imbang untuk kru Topi Jerami dan Brook sayangnya juga dilibatkan dalam pertempuran.
Brook datang kembali dengan membawa sekarung garam
Karena sebelumnya ia bertarung dengan Ryuuma, Brook tidak dapat bergerak ketika Kru Topi Jerami bangkit dari serangan Oz. Namun dia mengatakan kepada kru Topi Jerami dia akan beristirahat selagi kru Topi Jerami melawan Oz. Namun Brook, melihat mereka akan membutuhkan banyak garam untuk membersihkan Oz, pergi ke dapur Thriller Bark dan mengumpulkannya dalam jumlah yang besar. Ketika itu, dia minum beberapa susu untuk menyembuhkan tulangnya yang patah. Dia kemudian kembali sambil menyelamatkan Usopp dari Oz, yang sekarang dikendalikan oleh Gecko Moria, sambil membawa sekarung garam.
Dengan sekarung garam, Brook memutuskan untuk bergabung dalam pertempuran melawan Oz. Namun, karena masih sedikit terluka, semua yang Brook dapat dilakukan Brook adalah mengawasi garam tersebut selagi kru Topi Jerami menyerang Oz. Setelah beberapa serangan Oz yang akhirnya tubuhnya dapat melar karena kekuatan buah iblis Moria, Brook meminta Nami, Usopp, dan Robin untuk membantunya dalam taktik melawan Oz. Menggunakan Kuwagata Usopp, Brook bergerak ke arah Oz. Ketika bergerak, Brook diputar oleh Robin dan tersentrum oleh awan yang dibuat oleh Nami. Dengan listrik mengalir melalui tulangnya, Brook kemudian menyerang bahu Oz dan raksasa tersebut kaget dan bahunya telah tercabik.
Setelah menyerang Oz, sayangnya Brook kemudian terjepit ke dalam bangunan di belakang Oz. Walaupun terluka, Oz mencoba untuk menginjak Brook. Untunglah, Usopp menyelamatkan kerangka tersebut dengan mengalihkan perhatian Oz dengan satu serangan.
Walaupun diselamatkan oleh Usopp, Brook masih pingsan oleh serangan Oz yang berusaha menyerang dan menjatuhkan Brook ke tanah. Pertempuran antara Oz dan kru Topi Jerami semakin memanas, anggota Topi Jerami satu persatu tumbang seperti Brook setelah berusaha menyerang Moria dan Oz. Ketika hanya tinggal Nami dan Usopp dan Oz akan menghancurkan mereka berdua dan yang lainnya, Brook dan kru Topi Jerami yang lain diselamatkan oleh Luffy yang saat itu berubah karena memasukkan seratus bayangan ke dalam tubuhnya. Lalu Luffy menyerang Oz dan Moria luar kastil dengan serangan beruntun, Brook, serta kru Topi Jerami yang pingsan, dibawa keluar untuk keselamatan mereka oleh grup korban yang kehilangan bayangan yang dipimpin oleh Bajak Laut Laura
Walaupun lukanya dapat ditahan, Brook bersama dengan sisa kru Topi Jerami berdiri saat Oz bangkit kembali setelah menerima serangan dari Nightmare Luffy. Untuk menghentikan raksasa itu sekali lagi dan untuk semua, Brook bergabung dengan kru Topi Jerami dalam rencana perlawanan terhadap Oz. Sementara yang lain melumpuhkan Oz, Brook membawa Luffy ke atas tiang utama Thriller Bark dengan bantuan Robin. Pada bagian atas tiang, Brook melemparkan Luffy ke bawah ke arah Oz sehingga Luffy dapat menggunakan Gomu Gomu no Gigant Bazooka ke raksasa tersebut. Dengan hancurnya tulang punggung Oz akibat serangan itu, Brook dan yang lainnya akhirnya selamat dari raksasa itu yang tampaknya kehabisan tenaga.
Meskipun Brook dan semua orang telah mengalahkan Oz, Moria masih dapat bangkit meskipun dia menerima serangan dari Nightmare Luffy. Brook kemudian menyaksikan Moria berusaha melakukan upaya terakhir dengan Shadow’s Asgard, teknik yang dilakukan Shichibukai dengan didukung seribu bayangan diambil dari zombie yang ada Thriller Bark. Dengan ini, yang hanya bisa dilakukan Brook dan yang lainnya adalah melihat Luffy yang akan bertempur kembali dengan Moria yang telah berubah karena Shadow’s Asgard. Ketika matahari akan muncul dan mengancam Asosiasi Korban Thriller Bark, Sanji, Zoro, dan Robin, Brook melihat Luffy akhirnya mengalahkan Moria dan bayangan kembali kepada pemiliknya saat mereka nyaris lenyap karena sinar matahari.
Akhir dari Mimpi Buruk
Setelah kekalahan Moria, semua kejadian yang dialami Brook dan korban yang lain di Thriller Bark telah berakhir seperti bangun dari mimpi buruk. Namun sebelum semua orang dapat merayakannya, Shichibukai lain, Bartholomew Kuma, yang ternyata ada di pulau dan diberikan perintah untuk melenyapkan semua orang di pulau. Walaupun mereka dengan gagah berani akan melawan Kuma, kelihatannya tidak ada yang dapat melawan Shichibukai. Saat situasi sedang memanas, Shichibukai itu menawarkan untuk menyelamatkan nyawa mereka semua jika mereka mau menyerahkan Luffy kepadanya. Brook dan yang lainnya menolak dan mereka diserang Kuma dengan “Ursus Shock”. Meskipun gelombang kejut itu menghancurkan seluruh pulau dan membuat semua orang pingsan, Brook masih sedikit sadar untuk melihat Zoro dan Sanji yang bersedia mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Luffy dari Kuma.
Brook sekali lagi diajak Luffy utk bergabung
Setelah beberapa hari sesudah berakhirnya mimpi buruk dan semua orang beristirahat, Brook memutuskan untuk bergabung dengan yang lain di reruntuhan mansion utama untuk merayakan kemenangan mereka melawan Moria. Saat pesta berlanjut, Brook memutuskan bermain piano yang ada di ruangan. Sebelum bermain, dia mengatakan kepada Sanji bahwa dia juga melihat aksi Zoro dan Sanji dalam melawan Kuma sebelumnya, dan memuji keberanian mereka. Lalu Brook mulai memainkan lagu Sake Binks, dia dan Luffy mengobrol tentang lagu yang dia mainkan.
Brook mengeluarkan air mata
Brook menjelaskan kepada Luffy tentang lagu ini, Luffy ingat Shanks dan krunya selalu menyanyikan lagu ini, karena semua bajak laut tempo dulu mengetahui lagu ini, selagi percakapan masih berlanjut, Luffy sekali lagi mengajak Brook untuk bergabung dengan krunya karena sekarang bayangan Brook telah kembali. Melihat tujuan Luffy, Brook mengatakan kepada Luffy bahwa dia masih belum dapat bergabung karena ia memiliki satu hal penting.
“ Aku membuat janji dengan kruku. Jika aku tidak memenuhinya terlebih dahulu… maka aku tidak pantas menjadi lelaki.
-Kata-kata Brook tentang janjinya kepada Laboon. ”
Luffy mengetahui tentang janji Brook kepada Laboon dari Franky, disampaikannya juga pada Brook bahwa mereka tidak hanya bertemu dengan Laboon tapi Laboon juga masih hidup dan masih menunggu Brook kembali di Reverse Mountain. Mendengar banyak berita dan pernyataan kembali oleh Sanji dan Usopp bahwa mereka tidak berbohong, Brook akhirnya menghentikan permainan pianonya dan meneteskan air mata. Bahagia karena selama lima puluh tahun Laboon masih menunggunya kembali, Brook melanjutkan permainannya dengan air mata bahagia.

INVENTORY___________________________________________________________________
My~Keramon

My~Digivice and My~Digimental(knowledge digimental)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4178
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Profil Brook   Mon May 14, 2012 6:38 pm

Waw, lengkap juga ya ? Aku bisa request tidak ? Aku request profilnya Boa Hancock fotonya ya ^^

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Yoshi Takumi
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 181
Digimon Points : 3985
Join date : 13.05.12
Age : 24
Lokasi : Ryouko City

PostSubyek: Re: Profil Brook   Mon May 14, 2012 8:57 pm

Wah kalo Fotonya belom bsa saya tampilin. katanya belum 7 hari. Tadi juga nyoba nampilin gambar tapi tetep tidak bisa.

INVENTORY___________________________________________________________________
My~Keramon

My~Digivice and My~Digimental(knowledge digimental)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Yamato Ishida
Administrator
Administrator
avatar

Jumlah posting : 299
Digimon Points : 4178
Join date : 30.04.12

PostSubyek: Re: Profil Brook   Mon May 14, 2012 9:30 pm

oh iya, benar juga, kalau begitu profilnya aja ya, thanks sebelumnya ya ^^

INVENTORY___________________________________________________________________
Gabumon Go !!!!
Digivice
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://digindo.forumid.net
Rikkudo Kazuhiko
Rookie
Rookie
avatar

Jumlah posting : 214
Digimon Points : 4000
Join date : 10.05.12
Age : 25
Lokasi : Ryouko City

PostSubyek: Re: Profil Brook   Mon May 14, 2012 9:50 pm

Sabar aja Y.T, Aku juga belum bisa posting gambar. nanti klo udah aku mau posting gambarku.
BTT:
Aku request Profil sichibukai yang baru.

INVENTORY___________________________________________________________________

My Renamon
KORE HA BOKU NO DIGIVICE TO BOKU NO DIGIMENTAL(HOPE DIGIMENTAL)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://sainsmatika.blogspot.com
Sponsored content




PostSubyek: Re: Profil Brook   

Kembali Ke Atas Go down
 
Profil Brook
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum RPG Digimon Indo :: Tambahan dan bebas :: Diskusi manga :: One piece-
Navigasi: